Zarif: Iran akan Tingkatkan Pengayaan Uranium kalau UE Terus Pasif Hadapi AS

Zarif: Iran akan Tingkatkan Pengayaan Uranium jika UE Terus Pasif Hadapi AS

Zarif: Iran akan Tingkatkan Pengayaan Uranium kalau UE Terus Pasif Hadapi AS

TEHRAN – Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif menjelaskan bahwa Iran bisa menaikkan pengayaan uranium kalau Uni Eropa terus bertindak pasif pasca penarikan AS dari Komitmen nuklir Iran.

“Eropa dan penandatangan lainnya wajib bertindak untuk mengkompensasi efek dari sanksi AS,” kata Zarif ke majalah berita Jerman Der Spiegel pada hari Sabtu (15/09).

AS Mundur dari perjanjian 2015 pada bulan Mei dan mulai memberlakukan kembali sanksi kepada Iran pada awal Agustus, dengan sanksi lebih detail pada keuangan negara dan bagian energi yang akan menyusul pada 4 November.

Zarif menjelaskan bahwa Tehran mungkin akan beraksi kalau “keseimbangan memberi dan menerima hancur,” menambahkan bahwa “minyak dan bank” ialah tes lakmus. Tetapi, ini tidak artinya bahwa Iran akan mundur dari perjanjian nuklir.

Implementasi sebagian atau pengurangan ialah kemungkinan lain, tegas Zarif.

Menteri luar negeri menjelaskan bahwa pihak-pihak Eropa yang ikut dalam Komitmen nuklir dengan Iran wajib mengambil keputusan apakah mereka ingin tunduk pada intimidasi AS, menambahkan bahwa Eropa Penting mengambil keputusan apakah mereka siap untuk membiarkan perbuatan ikut kata-kata mereka.

Loading...
loading...

“Eropa dan penandatangan lainnya wajib bertindak untuk mengkompensasi efek dari sanksi AS,” katanya.

Selama ini Uni Eropa senantiasa menentang penarikan diri AS, menyebut Komitmen itu selaku pilar perdamaian dan keamanan regional dan internasional.

Teheran sudah menugaskan para penandatangan Eropa – Inggris, Prancis, Rusia, dan Jerman – untuk membikin tekad bulat berkelanjutan mereka kepada Komitmen itu dengan menjamin bahwa negara itu terus memperoleh manfaat ekonomi dari Komitmen tersebut.

Zarif juga Tidak mau perbincangan langsung dengan Presiden AS Donald Trump. Ia menjelaskan bahwa Iran cuma akan memikirkan perbincangan dengan Amerika Serikat kalau AS kembali ke Komitmen nuklir. (ARN)


Source by Ahmad Zaini

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

KOLOM KOMENTAR ANDA :