Berita Rusia

Yordania Dukung Rusia Perangi ISIS, Koalisi AS Mulai Rontok ?

Yordania Setuju Dukung Rusia Perangi ISIS, Apakah Ini Bukti Koalisi AS Mulai Rontok ?

AS, Arab Saudi dan Turki menolak bekerjasama dengan pasukan Pemerintah Suriah serta berusaha untuk melengserkan Presiden Bashar al-Assad yang mereka sebut, sebagai seorang penjahat perang.

Islam-Institute, WINA – Perkembangan dari serangan udara Rusia ki basis-basis ISIS di Suriah telah membawa perubahan peta koalisi di kawasan Timur Tengah. Kini, salah satu sekutu dekat Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah, Yordania telah menyetujui sebuah kerja sama dengan Rusia, untuk mengkoordinasikan operasi militer mereka di Suriah dengan membentuk sebuah mekanisme kerja khusus.

Kerjasama Rusia dengan Yordania dapat dilihat sebagai bukti sebuah perubahan pada koalisi-koalisi yang kini terlibat dalam konflik di Suriah. Serangan udara Rusia yang membawa hasil nyata dalam memporak-porandakan basis-basis pertahanan ISIS membawa dampak pengaruh politis luar biasa di Timur Tengah.

“Militer kedua negara setuju untuk melakukan koordinasi kegiatan mereka melalui sebuah mekanisme kerja di Ibu Kota Yordania, Amman,” kata Lavrov dalam siaran televisi Rusia, sebagaimana dilansir Reuters, Jumat (23/10/2015).

“Kami pikir negara-negara lainnya yang berpartisipasi dalam kampanye anti-teroris dapat bergabung juga dengan mekanisme ini,” tambah Lavrov penuh keterbukaan.

Raja Yordania Abdullah bertemu dengan Presiden Rusia
Raja Yordania Abdullah bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam kunjungannya ke Kremlin pada 25 Agustus 2015. (Foto: Reuters).

Menlu Rusia itu saat ini sedang berada di Wina, Austria untuk melakukan pertemuan dengan pejabat-pejabat senior dari AS, Turki, dan Arab Saudi yang berbeda sikap mengenai operasi militer Moskow di Suriah. Pertemuan tersebut dimaksudkan untuk mencari solusi politik untuk menyelesaikan konflik di Suriah.

AS, Arab Saudi dan Turki menolak bekerjasama dengan pasukan Pemerintah Suriah serta berusaha untuk melengserkan Presiden Bashar al-Assad yang mereka sebut, sebagai seorang penjahat perang.

Di sisi lain, Rusia yang merupakan sekutu Suriah, menyatakan dukungannya kepada presiden Assad dan mendesak AS dan sekutunya untuk bekerjasama dalam memerangi ISIS dan kelompok teroris di Suriah. (AL/ARN/MM/Sindonews)

Tags
loading...

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close