Berita Indonesia

Wow! Diam-diam Polda Jabar Hentikan Kasus H Rizieq

Iklan

Wow! Diam-diam Polda Jabar Hentikan Kasus H Rizieq

 

Pimpinan FPI Rizieq Shihab bereaksi ketika dicecar pertanyaan oleh awak media di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2). Rizieq Shihab bakal diperiksa selaku saksi kasus dugaan makar yang menjerat Sri Bintang Pamungkas. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Polda Jawa Barat (Jabar) merilis Surat Perintah Penghentian Perkara (SP3) guna Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab atas kasus penodaan lambang negara dan pencemaran orang yang telah mati.

“Tim penyidik Ditkrimum Polda Jabar sudah menghentikan [kasus] sekira bulan Februari akhir,” kata Kabid Humas Polda Jabar AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko terhadap Tirto, Jumat (4/5/2018).

Ia menjelaskan SP3 keluar sebab tim penyidik enggak punya bukti yang lumayan guna menindaklanjuti proses penyidikan.

“Tidak cukup bukti untuk memenuhi unsur perbuatan tindak kejahatan. Jadii dihentikan dengan alasan tak lumayan bukti,” jelas Trunoyudo.

Trunoyudo ogah mengungkapkan dokumen SP3 saat kami minta. Padahal ini penting guna memastikan jika kasus Rizieqg sungguh-sungguh telah dihentikan semenjak Februari, tidak pada waktu yang lain.

“Sejauh ini itu dulu ya,” katanya mengakhiri percakapan.

Slamet Maarif, Ketua Persaudaraan Alumni 212 sekaligus anggota Tim 11 Ulama Alumni 212, menjelaskan SP3 Rizieq baru ia ketahui hari ini. Ia menolak anggapan kalau SP3 kasus rizieq di Polda Jabar buah dari perjumpaan dengan ulama dan presiden banyak pekan lalu.

“Tidak ada itu. Kan Kepolisian menghentikannya akhir Februari,” katanya terhadap Tirto.

Kasus berawal ketika Sukmawati Soekarnoputri, putri Sukarno, mengabarkan Rizieq menuju Mabes Polri pada 27 Oktober 2016. Ketika itu, adik dari Megawati ini menduga bahwa Rizieq sudah menghina Pancasila dalam ceramahnya yang beredar di YouTube.

Ia pun menuding Rizieq sudah menghina kehormatan dan martabat proklamator Indonesia, Sukarno. Atas dasar itu, Sukmawati mengabarkan Rizieq atas pelanggaran tindak kejahatan penodaan kepada lambang dan dasar negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 154a KUHP dan atau Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 57a jo Pasal 68 UU no 24 Tahun 2009 soal Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan. Rizieq pun dituduh menabrak Pasal 320 KUHP soal pencemaran kepada orang yang telah mati.

Belakangan kasus ini dilimpahkan menuju Polda Jawa Barat.

Rizieq ditetapkan selaku tersangka seusai Polda Jabar menggelar perkara, Senin 30 Januari 2017. (tirto.id/ suaraislam)

Wow! Diam-diam Polda Jabar Hentikan Kasus Rizieq

Source

IklanJasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker