Warbler Saudi: Raja Salman Kritis, Tim Medis Siaga

Warbler Saudi: Raja Salman Kritis, Tim Medis Siaga

Warbler Saudi: Raja Salman Kritis, Tim Medis Siaga

RIYADH – Whistle-blower Saudi, Mujtahid, yang dipercayai merupakan anggota atau mempunyai sumber yang terhubung dalam keluarga kerajaan, mengungkap bahwa tim medis yang bertanggung jawab atas problem kesehatan Raja Saudi Salman waktu ini dalam keadaan siaga.

Mujtahid mecatat di halaman twitternya pada hari Senin (13/08) bahwa nggak terang apakah tindakan baru ini dapat dinilai selaku tindakan preventif, atau ditujukan untuk mengobati keadaan raja Saudi yang memburuk.

Ia menambahkan bahwa rumor sudah menyebar di keluarga kerajaan Saudi soal ketidakmampuan Raja Salman untuk menyambut kafilah peziarah Haji dan partisipasinya dalam upacara Haji tahun sekarang.

Baca:Visi 2030 Pangeran Mohammed bin Salman Tenggelam

Dalam komentar yang relevan bulan lalu, seorang tokoh pembangkang Saudi juga mengungkap bahwa Putra Mahkota Muhammad bin Salman sudah mempersiapkan rencana untuk mengusir ayahnya dari kursi kekuasaan Arab Saudi.

“Bin Salman bermaksud memperlakukan ayahnya dengan cara yang sama seperti dalam kasus eks putra mahkota dan sepupunya Mohamed bin Nayef,” kata Sultan al-Abdoli al-Qamedi.

Ia menambahkan bahwa Raja Salman Saat ini sudah makin lemah dan nggak sanggup melawan rencana putranya untuk mengambil kendali istana kerajaan dan menggantikan para pengawal lama dengan yang baru.

“Bin Salman nggak akan menanti ayahnya mengundurkan diri dan akan membuatnya meninggalkan kekuasaan diwaktu kapan saja yang menurut dia tepat,” kata al-Qamedi.

Baca: Raja Saudi Sakit Keras, Pangeran Mahkota Bersiap Naik Tahta

Pada bulan Juli, sumber-sumber yang dekat dengan istana kerajaan Saudi mengungkap bahwa raja Saudi sejatinya sudah menjelaskan dalam sebuah perjumpaan pribadi bahwa ia nggak merasa perlu untuk mengalihkan kekuasaan ke putra mahkota sebab ia masih dapat memenuhi tanggung jawabnya.

Mereka menambahkan sementara itu bahwa tes medis sudah mendiagnosis Raja Salman dengan kecapaian yang parah dan problem pernapasan. (ARN)


Source by Muhammad Najib

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: Muhammad Najib

KOLOM KOMENTAR ANDA :