Wali yang Lari sebab Ditemui Gus Dur dan KH Said Aqil Siroj

Loading...

Wali memang kekasih Allah, tetapi diantara wali sendiri terdapat tingkatan-tingkatan. Semakin tinggi tingkatan seorang wali, mereka yang posisinya lebih rendah bakal lebih menghormatinya.

Kali ini, cerita bagian karomah Gus Dur diungkapkan oleh Kyai Said Aqil Siroj ketika menjalankan umroh Ramadhan, saat Gus Dur masih sebagai ketua umum PBNU.

Kang Said menceritakan seusai sholat tarawih berjamaah, ia diajak oleh Gus Dur untuk mencari orang yang khowas (spesial), yang ibadahnya semata-mata untuk mendekatkan diri kepada Allah dan malu mengharapkan pahala, walaupun itu tak dicegah. Mereka telah berprinsip, manusia datangnya dari Allah, maka dalam beribadah, enggak sepantasnya mengharapkan imbalan.

Berdua bareng Gus Dur, mereka mengunjungi satu per satu kelompok orang yang memberi pengajian, ada yang jenggotnya panjang, ada yang kitabnya setumpuk dan sanggup menjawab segala macam pertanyaan, ada yang jamaahnya berbagai, tetapi semuanya dilewati.

Lalu sampailah mereka dihadapan seorang Mesir yang sederhana, surbannya tak besar, duduk di sebuah sudut. Kang Said berikutnya diminta oleh Gus Dur untuk memperkenalkan dirinya selaku ketua umum Nahdlatul Ulama dari Indonesia

Tidak sebagaimana biasanya, orang Mesir terkenal dengan keramahannya, biasanya langsung ahlan wa sahlan saat menerima tamu, tetapi yang satu ini bersikap agak ketus saat ditanya.

Kang Said menyampaikan niat dari Gus Dur untuk meminta sekedar doa selamat dari orang tersebut.

seusai berdoa ia langsung lari, dan menarik sajadahnya sambil berkata Dosa apa saya ya robbi sampai engkau buka rahasiaku dengan orang ini.

Kang Said berkesimpulan bahwa orang tersebut merupakan wali yang sedang bersembunyi, jangan sampai orang lain tahu bahwa ia ialah wali. tTetapi ternyata kewaliannya diketahui oleh Gus Dur, yang derajat kewaliannya lebih tinggi, dan ia merasa rahasianya terungkap sebab ia mempunyai dosa.

Wali yang Lari karena Ditemui Gus Dur dan KH Said Aqil Siroj

 

[KBAswaja]

Loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :