Wakil Komandan Tertinggi Teroris Jeish al-Islam Tewas di Suriah

Wakil Komandan Tertinggi Teroris Jeish al-Islam tewas dalam serangan udara Rusia di Ghouta Timur, Suriah. Kematian Zahran Allouch diperkirakan akan menjadi masalah besar bagi para anggota kelompk teroris di Suriah Selatan termasuk provinsi Damaskus. 

 

 

Islam-Institute, DAMASKUS  – Serangan udara Rusia terus menargetkan pusat komando kelompok teroris, tak terkecuali kelompok Jeish al-Islam di Ghouta Timur, pedesaan Damaskus, Jumat (25/12) kemarin. Dalam serangan Udara Rusia itu berhasil menewaskan sepuluh militan, termasuk di dalamnya adalah wakil komandan tertinggi kelompok teroris Jeish al-Islam. Dia juga merupakan anggota senior koalisi kelompok militan paling anti terhadap Presiden Assad, di Suriah.

Zahran Allouch, wakil komandan dan juru bicara jeish al-Islam, tewas ketika jet tempur Rusia menembakkan sepuluh roketnya ke pusat komando kelompok teroris itu di Al-Marj di Ghouta Timur.

Anggota senior Dewan Ahrar Sham Shura (konsultatif) mengirim belasungkawa mereka atas kematian Allouch, yang dikenal sebagai musuh bebuyutan paling tangguh dari Presiden Assad di Suriah selatan, karena kekejamannya. Zahran Allouch terkenal karena videonya yang selalu menyerukan pembersihan etnis di Suriah.

Kematian Zahran Allouch diperkirakan akan menjadi masalah besar bagi para anggota kelompk teroris di Suriah Selatan termasuk provinsi Damaskus.

Serangan-serangan Rusia yang menargetkan pertemuan kelompok teror Jeish al-Islam itu juga menewaskan juru bicara kelompok itu bernama, Hamza Bayrakdar.

Jeish al-Islam adalah salah satu kelompok teroris terbesar di Suriah selatan dan yang terbesar di Ghouta Timur. Kelompok ini adalah kelompok teroris dukungan Arab Saudi yang dibentuk untuk menggulingkan pemerintah Sriah yang sah.

Sementara itu, media dan halaman jejaring sosial berafiliasi dengan teroris mengakui bahwa Zahran Allouch tewas bersama dengan para pemimpin Jeish al- Islam lainnya.

Jeish al-Islam adalah salah satu dari beberapa organisasi teroris Takfiri di Suriah yang menganut mentalitas Wahabi. Organisasi ini dipersenjatai dan didanai oleh kerjaan Arab Saudi, menyandra ribuan warga di Ghouta Timur dan serangannya selama ini mentarget daerah perumahan di Damaskus dan sekitarnya dengan mortir dan roket, di mana daerah perumahan dihuni banyak warga sipil, banyak dari mereka adalah wanita dan anak-anak.  (AL/ARN)

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :