Wa Ode Minta Fraksi PAN Jujur Soal Uang Rp 120 Miliar, Dibuang ke Mana?

Wa Ode Minta Fraksi PAN Jujur Soal Uang Rp 120 Miliar, Dibuang ke Mana?
Loading...

Wa Ode Minta Fraksi PAN Jujur Soal Uang Rp 120 Miliar, Dibuang ke Mana?

Wa Ode Nurhayati – Eks politikus Partai Amanat Nasional (PAN) sekaligus eks terpidana Perkara korupsi Biaya Penyelarasan Infrastruktur Daerah (DPID), Wa Ode Nurhayati meminta KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) membongkar keterlibatan pihak lain di Perkara sogok pengalokasian DPID.

Dia menduga ada uang sogok DPID yang mengalir ke beberapa elite PAN. Dirinya juga mengakui pernah menerima uang Rp 120 miliar dari alokasi DPID. Tetapi, uang tersebut sudah dialirkan ke fraksi PAN.

“Betul saya punya jatah Rp 120 miliar, tapi itu bukan saya yang pakai. Itu saya berikan pada fraksi PAN. Itu mesti dicek, Rp 120 miliar itu bukan yang saya pakai,” ungkapnya waktu keluar dari Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin (17/9).

Wa Ode tidak terima dirinya dituduh cuma bermain sendiri dalam Perkara itu. Dia meminta fraksi PAN menerangkan ke mana uang Rp 120 miliar itu mengalir.

“Itu saya serahkan ke fraksi PAN. Fraksi PAN buang jatah saya ke mana. Saya kan telah terima hukumannya. Saya minta fraksi PAN jujur jatah saya Rp 120 miliar itu dibuang ke mana? Siapa saja yang pakai?” paparnya.

Wa Ode berharap KPK memberantas korupsi sampai ke akarnya

Lebih detail Wa Ode Menegaskan, waktu itu ia cuma menjalankan perintah partai tatkala menjabat selaku member Badan Anggaran (Banggar) untuk mengawal alokasi DPID di 3 kabupaten di Aceh.

“Yang pasti begini, saya selaku member Banggar menerima perintah dari fraksi selaku member Banggar waktu itu. Untuk prosesnya seperti apa, kita lihat waktu ini,” ujarnya.

Di sisi lain, Wa Ode berkeinginan nantinya Komisi Pemberantasan Korupsi mampu memberantas Perkara korupsi sampai pada akarnya. Bukan cuma ujungnya saja. Ia juga meminta ke publik untuk mampu lebih adil kepada isu korupsi.

“Ya saya berkeinginan publik fair kepada isu korupsi supaya tidak jadi dosa panjang. Saya mau bersama-sama publik dan Komisi Pemberantasan Korupsi memberantas korupsi sampai ke akarnya. Jangan sepotong-potong,” tegas Wa Ode.

Untuk diketahui, Wa Ode sendiri telah pernah divonis enam tahun bui sebab terbukti bersalah atas 2 Perkara korupsi. Dia terbukti menerima sogok terkait pengalokasian DPIP dan melaksanakan tindak kejahatan pencucian uang (TPPU) sebesar Rp 50,5 miliar.

(ce1/ipp/JPC/https://jawapos.com/nasional/hukum-kriminal/17/09/2018/wa-ode-saya-minta-fraksi-pan-jujur-rp-120-miliar-dibuang-ke-mana)

Loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :