Vladimir Putin Akan Cabut Habis Suluruh Sel Teroris di Aleppo

Loading...

Presiden Rusia Vladimir Putin sukses cabut habis suluruh sel teroris di Aleppo, kemenangan duo Rusia-Suriah bukan cuma mimpi….

 

 

Islam-Institute, DAMASKUS – “Itu lelucon. Kita nggak mampu menginginkan lebih dari itu Kalau mereka mampu melakukannya – biarkan mereka melakukannya – .. Namun kalau berbicara angkatan bersenjata, ini nggak mudah bagi sebuah negara yang sedang berhadapan dengan kekalahan dalam perang lain di Yaman, sesudah hampir satu tahun mereka gagal dalam mencapai tiap-tiap kemenangan yang nyata”, kata bagian jenderal dari sumber angkatan bersenjata Iran yang mengomentari laporan bahwa Arab Saudi sedang mempersiapkan pengiriman pasukan darat ke Suriah.

Kalau Anda tahu mengapa Riyadh dan Ankara sedang mempertimbangkan opsi invansi darat ke Suriah. Selaku usaha untuk menggulingkan Bashar al-Assad yang diawali semenjak 2011 lalu, akan tetapi berlarut sampai sekarang yang sudah memasuki tahun kelima. Tentu, mereka mengira bahwa Bashar Assad dan pasukan Suriah akan menyerah, dan digantikan dengan oposisi “moderat” yang mereka dukung dan persenjatai selama ini.

Ternyata, Assad memang memperoleh keajaiban sesudah Rusia berkoalisi dalam serbuan udara yang diawali dari Latakia pada 30 September tahun lalu.  Sementara, Gedung Putih memprediksi bahwa Putin akan menemukan dirinya dalam “rawa”. Rusia dan Hizbullah terbukti sukses menggulung seluruh elemen teroris baik yang disebut dari oposisi moderat atau bukan, dan sedang mempersiapkan diri untuk merebut kembali Aleppo, kota terbesar di Suriah dan pusat komersial utama. Kalau itu terjadi, maka pemberontakan berakhir dan nggak ada lagi perundingan.

Tentu hal ini, akan jadi bencana bagi pemberontak dan negara-negara yang mendukungnya. Hal ini juga akan memberikan Teheran hak membual dalam perang ideologis pahit dengan Riyadh. Sederhananya, kekalahan itu nggak dapat diterima oleh Saudi dan Turki. Oleh sebab itu, mereka begitu ngotot mengerahkan pasukan darat untuk menyelamatkan kelompok-kelompok teroris di Suriah, dengan syarat kalau AS mengambil keputusan serbuan darat.

loading...

Namun ini bukan Yaman seperti yang dibayangkan Saudi, di mana Rusia dan Iran nggak mampu secara terbuka menyokong Yaman dengan mengirimkan pasukan atau jet perang. Suriah tak sama dengan Yaman, kalau Saudi menembaki pasukan IRGC, Hizbullah atau pasukan Rusia, maka konfrontasi senjata akan terbuka lebar dan ini selaku episode awal dari Perang Dunia III.

“Kalau pasukan Arab Saudi memasuki menginvansi Suriah, maka itu mampu memicu perang dunia baru”, kata Medvedev pada hari Kamis lalu, dan menambahkan, “Serbuan darat biasanya menyebabkan perang jadi permanen”. Berikut ini beberapa cuplikan perkataannya;

Amerika dan mitra Arab kami mesti berpikir keras mengenai hal hal ini: apakah mereka berharap perang permanen?

Apakah mereka sungguh-sungguh berpikir bahwa mereka akan memenangkan perang tersebut dengan terlalu cepat? Itu nggak mungkin, terutama di dunia Arab. Ada orang yang berjuang melawan seluruh orang … semuanya jauh lebih rumit. Ini mampu memakan waktu bertahun-tahun atau dekade.

Kenapa itu perlu? Seluruh pihak mesti dipaksa ke meja perundingan bukannya menggores untuk perang dunia baru.

Ya, “seluruh pihak mesti datang ke meja perundingan”. Tentu saja mudah bagi Medvedev mengatakannya. sesudah seluruh peta perang di Suriah berubah, itu jauh lebih mudah untuk duduk di meja waktu Anda telah menang dan sedang bernegosiasi dengan posisi yang kuat.

Artinya, nggak akan ada negosiasi dalam beberapa minggu kedepan. Moskow cukup terang ingin menghancur-leburkan oposisi di Aleppo dan lalu mendiskusikan dengan beberapa kategori “kesepakatan politik” yang akan melarang sisa-sisa pemberontak meluncurkan perang baru di Suriah.

Ini akan jadi kerugian terbesar bagi AS dan sekutu regionalnya seperti Turki, Arab Saudi, Qatar, dan Yordania. Ini juga akan jadi kerugian besar bagi Amerika Serikat dalam berhadapan dengan Rusia vis-à-vis terkait keputusan strategi Timur Tengah, dan pengaruhnya.

Lalu, rencana apa lagi yang akan dijalankan Amerika Serikat bareng Zionis Israel dan sekutu Baratnya di Timur Tengah? Tunggu saja tanggal mainnya!  (AL/ARN)

 

Loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :