Viral! Sindir Perkara Rizieq, Banser Tantang Aksi Bela Tauhid di Saudi, Beranikah?

Viral! Sindir Kasus Rizieq, Banser Tantang Aksi Bela Tauhid di Saudi, Beranikah?

Viral! Sindir Perkara Rizieq, Banser Tantang Aksi Bela Tauhid di Saudi, Beranikah?

Ilustrasi Aksi Bela Tauhid di Jakarta, 2 November lalu. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Komandan Densus 99 Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Mohammad Nuruzzaman menilai sekarang ialah waktu yang pas menggelar Aksi Bela Tauhid. Tetapi aksi itu bukan di Indonesia, melainkan di Arab Saudi.

Pernyataan satire tersebut diucapkan Nuruzzaman merespons Perkara Imam Besar FPI Rizieq Shihab yang sempat diperiksa dan ditahan oleh keamanan setempat. Rizieq berurusan dengan polisi sebab Disangka memasang bendera tauhid di rumahnya di Mekkah.

“Ya, mereka sekarang saatnya aksi bela Habib Rizieq Shihab dan bendera tauhid di Saudi,” ujar Nuruzzaman waktu dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (8/11).

Aksi Bela Tauhid ialah gerakan unjuk rasa mengkritik keras Banser di Garut yang membakar bendera Hizbut Tahrir Indonesia, beberapa waktu lalu. Aksi itu dihelat di sejumlah daerah termasuk di Jakarta, 2 November lalu.

Massa yang ikut aksi itu meyakini bendera yang dibakar member Banser waktu itu ialah bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid.

Nuruzzaman berkata para penyokong Aksi Bela Tauhid di Indonesia mampu menggelar aksi serupa di Saudi untuk membela Rizieq dan kalimat tauhid. Karena, menurutnya bendera yang terpampang di rumah Rizieq sama dengan bendera Hizbut Tahrir Indonesia.

Loading...
loading...

Bendera yang menjerat Rizieq juga disebut sama dengan bendera yang dibakar member Banser di Garut. Dengan kata lain, benda itu bukan bendera tauhid.

Keyakinannya itu berdasar asumsi bahwa aparat di Saudi tidak akan meneliti Rizieq kalau bendera yang terpasang bukan bendera HT.

“Iya, dong. Ini membuktikan bahwa bendera HT itu dicegah di Saudi selaku kerajaan Islam,” ujar Nuruzzaman

“Pertanyaannya kenapa Saudi mencegah bendera HT padahal tulisannya kalimat tauhid? Sebab mereka tahu HT ini ialah organisasi politik, bukan organisasi dakwah,” lanjutnya.

Ketua Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas melontarkan sindiran serupa. Menurut dia bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid yang dibakar di Garut ialah atribut HTI yang dicegah. Bukan bendera tauhid.

“Jikalau FPI tetap menyangkal itu bendera terlarang, itu urusan mereka. Jadi silakan saja diurus. Jikalau Penting didemo tuh Pemerintah Saudi atau dubes RI untuk Saudi,” ucap Yaqut.

Tauhid Tidak Berbendera

Nuruzzaman menjelaskan kalangan santri yang ditempa di lingkungan pesantren memahami bahwa sebetulnya tidak ada bendera tauhid.

Kata dia, tauhid ada di dalam hati. Menghormati tauhid bukan dengan cara mengibarkan bendera.

Nuruzzaman menjelaskan bersikap baik ke orang lain, bertutur kata yang sopan serta hidup saling menghormati ialah contoh sikap menghormati tauhid yang benar.

“Jangan merasa paling Islam dan menghakimi orang lain, tapi belajarlah terus agama Islam yang rahmatan lil alamin, bukan Islam yang membikin ketakutan dan teror,” ucap Nuruzzaman.

(cnn/suaraislam)

Loading...


Shared by Ahmad Zaini

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

KOLOM KOMENTAR ANDA :