Viral! seusai Diperiksa, Bahar bin Smith Terancam 5 Tahun Penjara. Berikut Penjelasan Polisi

Website Islam Institute

Habib Bahar bin Smith, tersangka Perkara Sangkaan diskriminasi Suku dan ras terancam hukuman maksimum 5 tahun bui. Habib Bahar telah diperiksa Bareskrim Polri, Kamis (6/12).

“(Ancaman hukuman) Paling lama 5 tahun, dendanya Rp 500 juta,” kata Kabag Penerangan Umum (Penum) Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (7/12/2018).

Pasal yang disangkakan ke Habib Bahar yaitu Pasal 4 huruf b angka 2 UU 40 tahun 2008 terkait Penghapusan diskriminasi ras dan Suku. Habib Bahar juga akan diperiksa selaku tersangka.

“Ya (akan diperiksa selaku tersangka), penyidik akan menindaklanjuti penyidikan, tentunya jikalau pemeriksaan telah dirasa cukup, alat bukti pun telah cukup, akan dilaksanakan pemberkasan dan dilanjutkan ke kejaksaan penuntut umum,” ujarnya.

Sesuai laporan polisi, Syahar menerangkan, sungguh beberapa pasal yang diadukan yaitu UU ITE dan ada pidana umum UU No 40 tahun 2008 itu. Proses penyidikan dilaksanakan penyidik Direktorat Kriminal Umum Bareskrim.

“seusai dilaksanakan usaha penyidikan, menemukan alat bukti yang terkait Sangkaan pelanggaran pidana Pasal 16 UU No 40 itu. Sehingga pemeriksaan tadi malam itu materinya ialah Pasal 16 UU (No) 40 tahun 2008, terkait penghapusan diskriminasi ras dan Suku,” katanya.

Pengacara Habib Bahar, Aziz Yanuar menjelaskan Habib Bahar siap bertanggung jawab atas tindakannya. Habib Bahar juga bersikap kooperatif.

“Habib nggak ada respons yang bagaimana-bagaimana sebab sungguh kooperatif dan sungguh bersedia mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ucap Aziz sesudah mendampingi pemeriksaan Habib Bahar di Bareskrim Polri, Kamis (6/12).

(detik.com/suaraislam)

The post Viral! seusai Diperiksa, Bahar bin Smith Terancam 5 Tahun Penjara. Berikut Penjelasan Polisi appeared first on The Truly Islam.

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.