Jasa Web Alhadiy
Berita Timur Tengah

Upaya Teroris Bunuh Presiden Checnya Ramdzan Kadyrov

Upaya Teroris Membunuh Presiden Checnya Ramdzan Kadyrov Gagal

Ramdzan Kadyrov juga menambahkan bahwa dirinya aktif mengadakan pertemuan dengan anak-anak muda di Checnya dalam upaya untuk menjauhkan mereka dari pengaruh kelompok-kelompok ekstrimis, seperti ISIS atau Wahabi.

Islam-Institute, CHECNYA – Ancaman teroris bahwa mereka akan membunuh presiden Checnya Ramdzan Kadyrof benar-benar dilaksanakan. Untungnya, dan alhamdulillah rencana dan upaya teroris untuk membunuh presiden yang hobi membaca shalawat Nabi itu gagal.  Layanan Keamanan Republik Checnya pada Selasa (3/11) berhasil menggagalkan operasi pembunuhan yang menarget Presiden Checnya Ramdzan Kadyrov, demikian Grozny TV Melaporkan.

Televisi Grozny melaporkan pasukan keamanan menangkap sekelompok pemuda bersenjata dari kota Argun (10 km timur ibukota Grozny), atas dugaan serangan teroris yang direncanakan akan mengincar Ramzan Kadyrov.

Televisi Grozny juga menayangkan sekelompok pemuda yang tertangkap itu, dan Presiden Checnya terlihat memberikan mereka nasehat dan kesempatan untuk memperbaiki prilaku mereka.

Ramzan Kadyrov menegaskan bahwa anak-anak muda sangat rentang tersedot jaringan ideologi ekstrimis, seperti ajaran wahabi yang menanamkan kebencian di dalam hati mereka terhadap orang yang berbeda dengan mereka, khususnya Ramdzan Kadyrov yang mengumumkan perang terhadap ideologi ini.

Menurut Ramdzan Kadyrov, mereka yang tertangap telah mengakui kesalahan mereka dan menyatakan penyesalan serta berjanji untuk memperbaiki prilaku mereka.

Ramdzan Kadyrov juga menambahkan bahwa dirinya aktif mengadakan pertemuan dengan anak-anak muda di Checnya dalam upaya untuk menjauhkan mereka dari pengaruh kelompok-kelompok ekstrimis, seperti ISIS atau Wahabi.  (AL/Sfa/Grozny)

Jasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker