UNSC Serukan Penyelidikan Transparan atas Serbuan Brutal Saudi di Sa’ada

Rusia dan China Blokir Permintaan AS Soal Sanksi Tambahan Korea Utara
Loading...

UNSC Serukan Penyelidikan Transparan atas Serbuan Brutal Saudi di Sa’ada

YAMAN – Dewan Keamanan PBB menyerukan penyelidikan “kredibel dan transparan” atas serbuan udara mematikan gabungan angkatan bersenjata yang dipimpin Saudi yang mematikan puluhan anak sekolah di Yaman utara.

Seruan itu dilontarkan selama perjumpaan tertutup Dewan Keamanan tertutup pada hari Jumat, sehari sesudah pesawat perang yang dipimpin Saudi menyerbu sebuah bus sekolah di sebuah pasar, mematikan sedikitnya 50 masyarakat sipil, terutama bocah-bocah sekolah, dan melukai 77 lainnya di provinsi barat laut Yaman Sa’ada.

“15 anggota DK PBB mengumumkan keprihatinan serius atas serbuan baru-baru ini di Yaman. Mereka menyerukan penyelidikan yang kredibel dan transparan,” kata Duta Besar Inggris di PBB Karen Pierce,  sesudah seorang pejabat senior PBB menerangkan kpd 15 anggota dewan mengenai hal serbuan brutal tersebut.

BacaBIADAB! Saudi: Serbuan Kepada Anak-Anak Yaman Sejalan dengan Hukum Internasional.

Pierce menambahkan bahwa dewan “sekarang akan berkonsultasi dengan PBB dan yang lain mengenai bagaimana penyelidikan dapat ditunaikan dengan lebih baik.”

Ini ialah kekejaman serius dalam perang yang dipimpin oleh Saudi di Yaman, yang dipersenjatai dan didukung oleh pemerintah Inggris, tulis Corbyn dalam akun Twitter-nya.

Beberapa jam sesudah serbuan, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengkritik keras agresi mematikan itu dan menyerukan penyelidikan independen atas kasus tersebut.

Bus yang ditargetkan oleh pasukan gabungan membawa puluhan bocah-bocah sekolah menengah yang menghadiri kelas Al-Qur’an di musim panas, laporan televisi Yaman al-Masirah.

BacaVIDEO: Terkutuklah Kamu Salman! Ini Putraku Yusuf!.

Gabungan pimpinan-Saudi, dalam sebuah pernyataan menggambarkan pembunuhan masal itu selaku “tindakan sah” untuk menargetkan peluncur rudal yang dipakai oleh pejuang Houthi Ansarullah yang menargetkan kota Jizan di selatan Arab Saudi.

Krisis kemanusiaan di #Yemen terlalu buruk. Pada minggu terakhir, serbuan udara & pemboman sudah mematikan 50 orang, termasuk puluhan bocah-bocah di bus. Kami mendesak kedua belah pihak untuk menghentikan aksi anarkis, tulis Oxfam di akun resminya.

Arab Saudi dan beberapa sekutu-sekutunya melancarkan perang brutal, dengan sandi Operasi Badai Penentu, melawan Yaman semenjak Maret 2015 dalam usaha untuk menginstal kembali eks presiden Yaman, Abd Rabbuh Mansur Hadi, sekutu setia Riyadh, dan menghancur-leburkan gerakan Houthi Ansarullah, yang jadi perisai penting bagi prajurit Yaman dalam membela negara. Gerakan ini juga sudah menjalankan urusan negara tanpa adanya pemerintahan yang efektif selama 3 tahun terakhir. [ARN]


Source by Muhammad Zuhdi

Loading...

You might like

About the Author: Muhammad Zuhdi

KOLOM KOMENTAR ANDA :