Ummat Islam Yang Dinilai Selaku Penyembah Kuburan

Beruntunglah Ummat Islam Yang Dinilai Selaku Penyembah Kuburan

Ummat Islam disebut Penyembah Kuburan – Sejatinya tulisan ini pernah saya tulis juga di group-group Facebook. Namun Saya telah ndak sanggup menemukan lagi, jadi biar saya ulang…. Semoga berguna bagi para penuntut Ilmu khususnya dan kaum muslimin pada umumnya.

Akhirnya saya dapat juga dalil shohih mengenai hal ziarah kubur dan mengambil berkah di kuburan sekaligus meminta hajat di kuburan, tentunya memintanya cuma ke Allah Swt. Mudah-mudahan wahabi yang ngatain muslimin yang hobby ziarah kubur selaku kuburiyyun atau penyembah kuburan, mereka mau tobat, amin.

Berdoa ke Allah di Kuburan Wali Allah bukan Penyembah Kuburan – CC BY by Doni Ismanto

Saya menemukan dalam kitab Tarikh Bagdad halaman 445 jilid 1, pengarangnya ialah Imam Abu Bakar Ahmad bin Ali bin Tsabit Albagdadi. Beliau dikenal dengan Khatib Bagdadi, seorang hafizh. Bahkan kata ulama bagdad ndak ada lagi yang lebih hafizh di negeri Bagdad sesudah wafat Imam Daruqutni selain khatib bagdadi.

Ini riwayat nya:
أخبرني أبو إسحاق إبراهيم بن عمر البرمكي قال حدثنا أبو الفضل عبيد الله بن عبد الرحمن بن محمد الزهري قال سمعت أبي يقول : قبر معروف الكرخي مجرب لقضاء الحوائج ويقال : إنه من قرأ عنده مائة مرة قل هو الله أحد وسأل الله ما يريد قضى الله له حاجته

Khatib bagdad sudah menjelaskan riwayat ini shohih, sesudah saya teliti ternyata memang shohih.

Simak penjelasan keshohihan riwayat ini yang akan saya bahas tuntas berikut ini.

Rawi 1 :
أبو إسحاق إبراهيم بن عمر البرمكي

Abu ishaq ibrahim bin umar albarmaki.
Dalam Siyar A’lam Nubala, Imam Zahabi menjelaskan: “Beliau ini ialah seorang imam, mufti, musnid dunia, ahli faraidh, zuhud, dan sholeh.”

Dengan seluruh sifat di atas, maka dapat disimpulkan seluruh riwayat beliau dapat dipercaya 1 jt %.

Rawi 2:
أبو الفضل عبيد الله بن عبد الرحمن بن محمد الزهري

Abul Fadhl Ubaidullah bin Abdurrahman bin Muhammad Azzuhri,

Imam hadist daru qutni menjelaskan bahwa beliau ialah seorang tsiqoh, dipercaya, dan bnyak punya karangan.

Dalam Siyar A’lam Nubala Imam Zahabi menjelaskan: “Beliau seorang tsiqoh, musnid, ahli ibadah, beliau ialah cucu Abdurrahman bin Auf.
Jadi dari keterangan d iatas, riwayat dari beliau dapat dpercaya 1 jt %.

Rawi 3:
عبد الرحمن بن محمد بن عبيد الله بن سعد بن إبراهيم بن سعد بن إبراهيم بن عبد الرحمن بن عوف الصحابي

Ayah beliau yaitu abdurrahman bin muhammad.
Imam Khatib Bagdad menjelaskan: “Beliau tsiqoh dalam riwayat hadist.”

Dan riwayat beliau dapat dterima jg 1 jt %.

أخبرني أبو إسحاق إبراهيم بن عمر البرمكي

ImamKhatib Bagdad menjelaskan sudah mengkhabarkan ke kami seorang yang sholeh Abu Ishaq Ibrahim bin Umar Albarmaki.
قال حدثنا أبو الفضل عبيد الله بن عبد الرحمن بن محمد الزهري

Abu Ishaq menjelaskan sudah mengkhabarkan ke kami Abulfadhli Ubaidullah bin Abdurrahman bin Muhammad Azzuhri.
قال سمعت أبي

Beliau menjelaskan saya menguping ayahku Abdurrahman bin Muhammad Azzuhri.
يقول : قبر معروف الكرخي مجرب لقضاء الحوائج

Beliau senantiasa (fi’il mudhari lil istimror) menjelaskan : berawal kuburan wali besar Ma’ruf al Karkhi, amat mujarrab untuk menunaikan segala hajat.
ويقال : إنه من قرأ عنده مائة مرة قل هو الله أحد وسأل الله ما يريد قضى الله له حاجته

Dan dikatakan orang: “Sesungguhnya ( hal wasyan ) siapa pun yang membaca (fi’il syarat) di sisi kuburan Ma’ruf Al Karkhi surah al Ikhlas 100x, beserta (waw ma’iyyah) ia meminta ke Allah apa saja yang ia kehendaki, (jawab syarat ) maka PASTI ALLAH KABULKAN HAJAT nya.

Dari sini dalil disuruhnya kita menziarahi kuburan para wali kalau ada hajat dunia atau akhirat.

Lantas dalam riwayat di atas, nama Ma’ruf Al karkhi ndak jadi qaid, dan ndak terhenti fahaman cuma sampai pada beliau saja, tapi menziarahi kubur seluruh para wali-wali Allah dan minta berkah dan hajat di kuburan itu sama saja, akan dikabulkan Allah juga hajatnya.

Hadits Shahih Imam Bukhari Digukan Sandaran Melabeli Ummat Islam Selaku Penyembah Kuburan

Adapun hadist shahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari:
حدثنا عبد الله بن مسلمة عن مالك عن ابن شهاب عن سعيد بن مسيب عن أبي هريرة أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : قاتل الله اليهود اتخذوا قبور أنبيائهم مساجد

Rasul bersabda: “Mudah-mudahan Allah menghabisi, melaknat Kaum Yahudi, yang mereka menjadikan kuburan para nabi mereka itu TEMPAT TEMPAT SUJUD.  MASAJID itu jama’ dari isim makan MASJID; MASJIDUN MASJIDAANI MASAAJIDU.

Adapun kalau kita ndak menjadikan kuburan itu tempat sujud atau arah sujud, atau sujud dengan ndak ada niat menujukan ke kuburan itu, maka lepaslah dari laknat Allah seperti Allah melaknat Yahudi di atas.

Kuburan para Wali dan para Nabi ialah tempat yang diberkahi oleh Allah Swt,  kita disuruh sekedar ziarah dan mengambil berkah dari Allah di sana.

Adapun Wahabi yang  menuduh muslimin penziarah kuburan para Wali dan Nabi selaku penyembah kuburan kita katakan:  سبحانك هذا بهتان عظيم . Ini ialah tudingan yang dusta dan menyebabkan dosa besar, kita berlepas diri dari kepongahan mereka, kaum Wahabi itu.

Sebab sampai sekarang ndak ada dari golongan Ahlussunnah Waljamaah ( Aswaja ) yang sujud di mukanya ada kuburan atau pun sholat di hadapannya ada kuburan.

 

Oleh: Mahmud  ‘Awy’  Al Banjari

 

You might like

About the Author: admin

13 Comments

  1. masak jiarah di bilang penyembah kubur , aneh , trs yang sholat di hati nya ada banyak pikiran itu di sebut penyembah apa ya ,

    sebelum bilang pejiarah sebagai penyembah kubur pelajari dulu islam sampek dalam dari sareat hakekat sampek ma’rifat billah , silahkan di pelajari dulu kang anang , kalo kang anang sudah mencapai tingkat ma’rifat billah maka di hati dan pikiran kang anag hanya ada kalimah alloh swt tidak ada yg lain walaupun dimana anda berada ,kalo kita jiarah sebagai penghormatan kepada pendahulu ,dan yg namanya mintak tetep kepada alloh jika anda sudah kenal alloh swt ,

  2. SAYANG SEKALI BERSELANCAR DI SITUS2 WAHABI SPT QOULUNSADIDA
    SULITNYA NAUZUBILLAH UNTUK KOMEN.

    MUNGKIN TAKUT HUJAH2 WAHABI PATAH, KAN MALU MALUIN JAMAAH.

    DELETE PASTE SO PASTI.

    INILAH INDIKASI NAFSUNYA LEBIH MENGUASAI DARIPADA JERNIHNYA HATI, DAN MAKLUM MEMANG SEMAKIN JAHAT TERHADAP SESAMA MUSLIM SEMAKIN HITAMLAH HATINYA. CAHAYA KEBENARAN TERHALANG HIJAB.
    DIKASIH NASEHAT MALAH MENGHUJAT
    DIKASIH FAKTA DIANGGAP DUSTA
    DIKASIH HADIST DIANGGAP DHOIF
    DIKASIH ALQURAN PEMAHAMANYA SEBATAS TENGGOROKAN.
    DIDEKETIN MALAH JAUHIN.
    DIKASIH HATI MALAH MEMAKI

    IBARAH PEPATAH

    MANIS DIBIBIR LAIN DIHATI
    ROSUL DULU ZIARAH, ADA MUSLIM ZIARAH MALAH MARAH

    MANIS DIBIBIR LAIN DIHATI
    DIAJAK SHOLAWATAN DIKIRA BID’AH AN

    MANIS DIBIBIR LAIN DIHATI
    DIAJAK DZIKIR MALAH NGUSIR

    MANIS DIBIBIR TAK SEMANIS DIHATI
    SESAMA MUSLIM JANGAN MEMBENCI
    MANIS DIBIBIR TAK SEMANIS GULA JAWA
    APALAH ARTI DZIKIR KLO BERDUSTA (MENDUSTAKAN SUNNAH ROSUL)

    Resep menjernihkan hati akibat menghitamnya hati akibat berjahat ria terhadap sesame muslim
    1. Mendoakan orangtue kite sesering mungkin minimal 5 waktu
    2. Shlolawat sebanyak mungkin usahakan sehabis 5 waktu. 2000 sehari, turun,turun sebatas mampu
    3. Berdoe dari fitnah dajjal minimal 5 waktu
    4. Beramal dg ikhlas terhadap sesame (klo 10rb tdk ikhlas, turunkan,turunkan walaupun sampai 100 perak tapi ikhlas. Syukur bisa cukup makan sehari. Atau minimal mendoakan sesame kite muslim.

    Semoga kesombongan kita lambat laun terkikis
    Semoga merasa benar sendiri semakin habis. OLEH JERNIHNYA HATI PANCARAN ILLAHI

  3. Aneh ya, salafi mengatakan ziarah kubur itu sunnah yang haram adalah mengharap berkah di kuburan, tapi malah jadi salafi mengharamkan ziarah kubur yang sunnah. Tanya semua orang salafi, apa hukum ziarah kubur? maka semua pasti jawab sunnah. Apa hukum berdoa/ menyembah/ ibadah dan mengharap berkah dari ahli kubur? maka semua pasti jawab syirik akbar. Bukan ziarah kubur yang haram, tapi berbuat syirik yang diharamkan. Coba bedakan, jangan asal fitnah!

    1. Imam Nawawi menulis setidaknya 11 kali anjuran untuk mencari berkah dari bekas orang-orang Saleh. Ini adalah dalil akurat bahwa tabarruk tidak terbatas pada masa hidup Rasulullah saw dan dianjurkannya bertabarruk dengan orang-orang saleh. Hal ini juga dilalakukan Imam Syafii dengan bertabarruk pada gamis Imam Ahmad bin hanbal sebagaimana dalam kitab Tarikh Dimasyqi :

      Yang artinya: Berkata Rabi’: “Sesungguhnya Imam Syafi’i pergi ke Mesir bersamaku, lalu berkata kepadaku: “Wahai Rabi’, ambil surat ini dan serahkan kepada Imam Ahmad bin Hanbal, selanjutnya datanglah kepadaku dengan membawa jawabannya!” Ketika memasuki kota Baghdad kutemui Imam Ahmad sedang shalat subuh, maka aku pun shalat di belakang beliau. Setelah beliau hendak beranjak dari mihrab, aku serahkan surat itu, “Ini surat dari saudaramu Imam Syafi’i di Mesir,” kataku. “Kau telah membukanya?” tanya Imam Ahmad. “Tidak, wahai Imam”. Abu Abdullah (imam Ahmad) membuka dan membaca isi surat itu, kemudian kulihat beliau berlinang air mata. “Apa isi surat itu wahai Aba Abdullah (Imam Ahmad) ?” tanyaku. Dia (imam Ahmad) berkata; “Isinya menceritakan bahwa Imam Syafi’i bermimpi Rasulullah saw, beliau (saw) berkata: “Tulislah surat kepada Ahmad bin Hanbal dan sampaikan salamku kepadanya. Kabarkan padanya bahwa dia akan mendapatkan cobaan, yaitu dipaksa mengakui bahwa al-Qur’an adalah mahluk, maka janganlah di-ikuti, Allah akan meninggikan ilmunya hingga hari kiamat,” ‘Ini suatu kabar gembira’, kataku. Lalu beliau menuliskan surat balasan seraya memberikan padaku qamis yang melekat di kulitnya. Aku pun mengambil surat itu dan menyerahkannya kepada Imam Syafi’i. ‘Apa yang diberikan Imam Ahmad padamu?’ tanya Imam Syafi’i. “Gamis yang melekat dengan kulit beliau,” jawabku. “Kami tidak akan merisaukanmu, tapi basahi gamis ini dengan air, lalu berikan kepadaku air itu untuk bertabarruk dengannya,” kata beliau (Imam Syafii).

  4. Penulis diatas “Beruntunglah Ummat Islam Yang Dianggap Sebagai Penyembah Kuburan”lebih pinter dari Nabi SAW kaliiii……..iiii????. mendikte allah soal berkah kubur???? tak ada satupun riwayat dari nabi dan shahabat berperilaku DEMIKIAN. wah….wah…..wah……Mbok pake dewe mas, aku gak melu sampeyan. ora ziarah model sampeyan yo gak problemo,
    Banyak ibadah sunnah, wajib yang pahalanya buuaanyaaa….ak tanpa ngalap berkah kubur.
    keluargaku dan anak cucuku tak larang punya aqidah model Mahmud ‘Awy’ Al Banjari. gak usah ibadah yang mengada-ada. contoh nabi dan shahabat enak, mudah, enteng, tidak memberatkan and dalilnya pasti jelas.

  5. Astagfirullah , aku berlepas diri dari kalian dan semoga Allah memberi taufik dan hidayah kepada kalian , sehingga berada diatas jalan yang haq.

    Ya Allah , cukupkanlah fitnah ini hanya di kelompok ini dan lindungilah umat ini dari kebodohan ini , sungguh Engkaulah sebaik-baiknya tempat mengadu

    1. anang@

      Yaa Allah, selamatkan kaum muslimin dari fitnah Wahabi,
      Yaa Allah….. ziarah kubur adalah Sunnah Nabi-MU tapi Kaum Wahabi telah lancang menganggap musyrik kepada muslimin yang berziarah kubur…..

      Berikanlah hidayah-MU kepada kaum Wahabi agar fitnah mereka tak ada lagi bertebaran di tengah kaum muslimin, amin……

  6. Mas @admin
    Mantab, Gak apa-apa ane disebut penyembah kubur, memang mereka yang mengatakan menyembah kubur tahu isi dan maksud hati ane ya.
    Mau tanya Bukankah penulis, membuat sebuah buku yang berjudul “Psikologi Iblis”?, karena penulis nya sama Al banjari.

  7. Ya begitulah, “Beruntunglah Ummat Islam Yang Dianggap Sebagai Penyembah Kuburan, dan celaka lah Wahabiyyin yg menganggap Muslimin yg ziarah kubur sebagai musyrik penyembah kuburan.”

KOLOM KOMENTAR ANDA :