Ummat Islam Wajib Tahu, 20 Dalil warning Maulid Nabi Muhammad SAW

Islam Institute
Ummat Islam Wajib Tahu, 20 Dalil warning Maulid Nabi Muhammad SAW. Inilah 20 Dalil warning Maulid Nabi saw.

1. warning Maulid merupakan bagian ungkapan rasa bahagia atas nikmat dan rahmat dari Allah SWT. Nabi ialah Nikmat dan Rahmat dari Allah SWT sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an :
(QS. Anbiya’ : 107)
(QS. Ali Imran )
(QS. Yunus : 58)

2. Bahagia dengan kelahiran Nabi mengundang manfaat dan kebaikan walaupun bagi seorang kafir apalagi bagi muslim yang istiqomah dlm iman dan amal . sebagaimana diriwayatkan dalam HR. Bukhari bahwa Abu Lahab saban hari senin memperoleh keringanan siksa sebab kegembiraannya kala dilahirkannya Nabi SAW.

3. Memperingati, merayakan dan mensyukuri Kelahiran Rasulullah Saw dilaksanakan dan dicontohkan oleh Nabi dengan berpuasa saban hari senin (HR.Muslim)

4. Nabi mengajarkan terhadap ummat demi mengkaitkan waktu dengan kejadian yang pernah terjadi serta memuliakan dan mengagungkannya. Hal tersebut sanggup kita lihat pada anjuran puasa asyuro’

5. warning Maulid memang enggak ada di zaman Nabi, dengan seperti ini sanggup digolongkan Bid’ah (Perkara Baru) tapi Bid’ah Hasanah (baik) sebagaimana hal-nya pengumpulan dan penulisan Al-Qur’an di zaman Khalifah Abubakar dan tarowih berjamaah atas inisiatif Khalifah Umar, pun adzan jum’ah dua kali dari ijtihad Khalifah Usman R.A. Hal tersebut termasuk bid’ah hasanah sbb berdasar terhadap hadits

6. Bersholawat terhadap Nabi terang dianjurkan dalam Al-Qur’an (QS.Al Ahzab 56)
warning Maulid memotivasi Ummat demi bersholawat terhadap Nabi. Segala hal yang memotivasi terhadap perkara yang dianjurkan dalam agama maka hal tersebut termasuk anjuran agama.

7. Dalam acara Maulid dibacakan sejarah, riwayat hidup dan berbagai hal terkait dengan Nabi SAW, bukankah ummat disuruh demi mengenal, meneladani dan meniru Nabi? Kitab-kitab Maulid amat amat efektif demi menghantar ummat melakukan hal-hal tersebut di atas.

8. Mengharap imbalan dengan melakukan apa yang dianjurkan oleh agama kepada ummat atas diri Nabi saw dengan memuji, mengingat dan menerangkan sifat-sifat serta budi pekerti luhur yang dipunyai Rasulullah Saw sebagaimana yang dilaksanakan berbagai sahabat di masa hidup Beliau SAW.

9. Mengenal sejarah dan sifat-sifat mulia Nabi sanggup menjadikan sempurna kecintaan dalam hati dan mempertebal iman, hal tersebut diperintahkan dalam agama, dan kita insan selalu condong bakal segala yang indah baik halus dan halus . Adakah makhluk yang lebih sempurna, lebih baik, lebih halus dan lebih halus dari pada Nabi SAW?

10. Nabi ialah Syi’ar agama bahkan beliau ialah sumber seluruh Syi’ar yang ada dalam islam. Adakah syi’ar yang lebih agung daripada Nabi SAW? mengagungkan Syi’ar merupakan perintah Allah dalam Al-Qur’an sebagaimana ditegaskan dalam QS. Al Hajj : 32.

11. Mengagungkan Nabi merupakan bagian ajaran islam, berbahagia di hari kelahirannya dengan berkumpul bareng saudara seiman seagama utamanya kalangan faqir miskin sambil menampakkan kegembiraan dengan berdzikir bersholawat dan membagikan makanan alakadarnya merupakan bagian ungkapan rasa syukur terhadap Allah dan ungkapan penghormatan terhadap Baginda Rasul SAW yang memang diajarkan dalam agama

12. Nabi ajarkan terhadap ummat demi mengagungkan hari jum’ah sebab di antara keutamaannya ialah diciptakannya Nabi Adam A.S pada hari tersebut.
Jika Jum’ah diagungkan sebab terciptanya salah seorang Nabi (Adam) bagaimana dengan hari dilahirkannya Penghulu para Nabi dan Rasul? Bukannkah hal tersebut lebih utama dan lebih layak demi diagungkan?

Seperti itu pula mengagungkan tempat kelahirannya sebagaimana Jibril A.S perintahkan terhadap Nabi pada malam Isra’ Mi’raj demi sholat di Beth Lehem lalu jibril jelaskan jika tempat tersebut ialah tempat lahir Nabi Isa A.S.

13. warning Maulid merupakan perkara yang dinilai baik oleh kebanyakan ummat islam di seluruh belahan bumi . Selaras dengan riwayat Imam Ahmad dari Sahabat Ibnu Mas’ud R.A : Apa yang dinilai baik oleh ummat Islam maka hal terseut di sisi Allah ialah baik, seperti itu pula sebaliknya.

14. warning Maulid ialah satu perkumpulan ummat dimana dibacakan di dalamnya Dzikrullah, Sholawat, Pujian dan sanjungan demi Nabi SAW, disampaikan pula mau’idhoh hasanah serta dilaksanakan amal Sedekah yang kesemuanya itu ialah ajaran islam.

15. Cerita Para Nabi dan Rasul sengaja diceritakan dalam Al-Qur’an yang di antara tujuannya ialah demi memantapkan iman islam dan aqidah Nabi SAW, sebagaimana ditegaskan dlm Al-Qur’an QS.Hud : 120

Jika sejarah Para Nabi Rasul sanggup memperkuat iman islam dan aqidah Rasulullah Saw bagaimana dengan sejarah Pemimpin Para Nabi Rasul? dan zaman now ini kita amat amat butuh bakal hal-hal yang sanggup menjadikan iman islam serta aqidah kita jauh lebih kuat dan mantap.

16. Tidaklah segala yang enggak dilaksanakan oleh Nabi itu hukumnya Bid’ah yang haram dan enggak boleh dilaksanakan oleh ummat serta wajib dikikis habis, tetapi seharusnya perkara tersebut dihadapkan terlebih dahulu terhadap dalil-dalil agama yang ada supaya muncul kejelasan hukum apakah hal tersebut wajib, Sunnah, haram, makruh atau mubah? Kaidah Ushul menerangkan : Penghantar terhadap maksud yang baik dihukumi sebagaimana maksud yang baik tersebut.

17. Tidak seluruh perkara baru itu dihukumi Bid’ah dan Haram demi dilaksanakan, sebab jika seperti ini maka pengumpulan dan penulisan Al-Qur’an yang dilaksanakan oleh Sahabat Abubakar, Umar dan Zaid R.A. sanggup digolongkan bid’ah dan haram sebab sebelumnya enggak pernah dilaksanakan oleh Nabi, tetapi kenyataannya enggak seorangpun dari kalangan Sahabat yang protes dan ingkar kepada keputusan yang diambil oleh Khalifah Abubakar dan dilanjutkan oleh sahabat Umar, Usman dan Zaid R.A.

18. Imam Syafi’ie :
Perkara baru yang bertentangan dengan Al-Qur’an / Hadits / Ijma’ itulah yang disebut dengan Bid’ah yang menyesatkan, adapun hal-hal baik yang enggak bertentangan dengan Qur’an Hadits Ijma’ maka hal terseut termasuk hal-hal yang terpuji.

Pandangan Imam Syafi’ie ini selaras dengan pandangan Ulama-ulama Islam yang lain sebagaimana Imam Nawawi, Imam Ibnu Katsir, Imam Al Izz bin Abd. Salam dll.

19. warning Maulid Nabi merupakan usaha demi mengenang kembali sosok mulia Nabi Muhammad SAW dan hal ini diajarkan dalam agama islam, coba kita lihat dan renungkan betapa kebanyakan amalan-amalan manasik haji dan umroh diharuskan dalam rangka mengenang Keluarga Bapak para Nabi yaitu Nabi Ibrahim A.S.

20. Seluruh Amalan yang diperkuat dengan dalil Al-Qur’an Hadits dan enggak tercampuri dengan amalan-amalan munkar maka hal tersebut termasuk dalam ajaran agama.

Wallahu A’lam bis Showab.

Hawariy Jabar 2017
Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :