Ulama Lebanon Belajar Konsep Islam Damai Ke PBNU

Website Islam Institute
Loading...

Ulama Lebanon belajar konsep Islam rahmatan lil alamiin ke PBNU, bukti ajaran Islam yang diajarkan di kalangan masyarakat NU mulai diakui muslim dunia….

Eksistensi Nahdlatul Ulama (NU) selaku Ormas Islam terbesar di Nusantara dan pengusung Islam Rahmatan lil alamin makin diakui dunia. Ini dibuktikan dengan makin banyaknya publik figur Islam dunia belajar soal Islam yang damai pada ormas yang didirikan KH. Hasyim Asy’ari itu.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menerima tamu Wakil Grand Mufti Republik Lebanon, Sheikh Amine El Kurdi dan delegasi ulama Dar al Fatwa (organisasi ulama Lebanon) didampingi Duta Besar Indonesia untuk Lebanon, Achmad Chozin Chumaidy.

Lawatan mereka disambut tuan rumah Rais Aam PBNU KH. Ma’ruf Amin didampingi Wakil Ketum PBNU, Slamet Effendi Yusuf dan Sekretaris Jend. PBNU H. A. Helmy Faishal Zaini menerima di lantai 3, Gedung PBNU, Sabtu (28/11/15) siang tahun Lalu.

Kehadiran Ulama dari Lebanon ke PBNU

Kehadiran Ulama dari Lebanon ke PBNU untuk mengenal Nahdlatul Ulama (NU) dan Islam di Indonesia. Dimana gerakan Islam di Indonesia tidak bergejolak seperti yang terjadi di Timur Tengah.

“Islam rahmatan lil alamin yang diajarkan Nahdlatul Ulama (NU) mempunyai pikiran moderat, artinya tidak tekstual, tetapi juga tidak liberal. Tekstual cuma berpegang pada nash. Cara berfikir seperti ini menurut Qaraafi, al-Jumud alal manqullat abadan dholalun fiddin, wajahlun bi maqhosidi ulama amilin,” kata Rais Aam, KH. Ma’ruf Amin dalam rilisnya Jakarta, Sabtu (28/11).

loading...

Ma’ruf menceritakan kalau cara beragama tekstual yang terjadi bukan Islam rahmatan lil alamin tapi Islam yang tekstual. Jihad, Ketua MUI ini menerangkan kalau dipahami secara tekstual akan membabi buta menyerbu non muslim bahkan menyerbu orang muslim diluar kelompoknya.

“Jihad di Indonesia ialah jihad intelektual, bukan jihad yang memperbanyak yatim dan janda. Jihad memerangi kemiskinan yang dekat dengan kekufuran,” kata Kyai Ma’ruf cicit Syeikh Nawawi Albantani ini.

Untuk itu, lanjut Rais Aam Penting aksi nyata mengatai terorisme, radikalisme dan ekstrimisme melalui kerja sama global dan para ulama.

Menurut dia para ulama bisa menjembatani perbedaan melalui dialog dari hati ke hati di antara para pemimpin agama untuk membangun sikap saling hormat 1 sama lain dan menyebarluaskan perdamaian global.

“Deradikalisasi dengan meluruskan pemahaman-pemahaman yang salah soal Islam juga wajib dikerjakan tugas islam rahmatan lil alamin,” tegasnya.

loading...

Diakhir perjumpaan iring-iringan Ulama Lebanon menawarkan kerjasama beasiswa S2 dan S3 bagi masyarakat NU. Sementara PBNU, Rais Aam KH. Ma’ruf Amin menyerahkan buku ensiklopedi Nahdlatul Ulama dan 100 publik figur NU untuk Sheikh Amine El Kurdi.  (al/Tn)

Loading...

You might like

About the Author: admin