Ulama Ingatkan Warga Tidak Penting Paranoid PKI

Website Islam Institute

Warga tidak Penting paranoid PKI. Hal ini dikatakan publik figur Ulama Yogyakarta bahwa isu kebangkitan PKI sengaja ‘digoreng’ oleh aktivis genit. Hal ini dapat dilihat selaku usaha mereka memanaskan tahun politik 2018 – 2019.
“Saya tidak begitu kuatir. Tidak Penting masarakat paranoid dengan PKI,” kata Kyai Muhaimin waktu didatangi di sela-sela seminar ‘Penanggulangan Radikalisme dan Intoleransi Melalui Bahasa Agama’, di Sleman, Sabtu (23/9/2017).
Pengasuh Ponpes Nurul Ummahat, Kotagede, Yogyakarta, KH Abdul Muhaimin, menghimbau masarakat tidak terlampau paranoid dengan isu kebangkitan PKI. Menurut pandangannya isu tersebut sudah dipolitisasi sejumlah kalangan dan ‘digoreng’ sejumlah aktivis genit yang suka menggali problem di masa lalu.

Isu kebangkitan PKI dipolitisir

Kata Kyai Abdul Muhaimin, waktu ini isu kebangkitan PKI dipolitisir sejumlah kalangan sehingga menimbulkan kegaduhan keterlaluan di tengah-tengah masarakat yang cemas dengan isu bangkitnya komunisme.
Kyai Muhaimin pun menyorot para aktivis demokrasi di Indonesia yang disebutnya genit, terlampau memainkan isu yang berhubungan dengan sejarah kelam 1965. Akibatnya mengundang respon dari masarakat dalam menyikapi aktifitas para aktivis tersebut.
“Aktivis genit tersebut aktivis yang golek goro-goro (mencari problem). Jikalau LBH menyelenggarakan acara (berhubungan dengan sejarah 1965), kan sama saja yang menggoreng (isu). Padahal terang situasinya tidak menguntungkan, kok buat problem,” tandasnya di antara pendiri Forum Brothership Ummat Beriman (FPUB) tersebut.
source

You might like

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.