Uang Rupiah Diprediksi Akan Menguat Lagi

JAKARTA – Uang Rupiah diprediksi akan menguat lagi. Membaiknya laju komoditas serta indeks dolar Amerika Serikat (USD) yang melemah nampaknya masih belum dimanfaatkan pelaku pasar. Uang Rupiah sendiri masih bergerak melemah 0,14% kepada USD pada kisaran Rp13.113/USD.

“Laju rupiah diinginkan sanggup berbalik arah seiring membaiknya pergerakan minyak dunia serta data inflasi yang kian stabil,” ujar Reza Priyambada. Dia ialah Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia di Jakarta, Jumat (19/8/2016).

 

Uang Rupiah sempat menguat

Reza memprediksi uang Rupiah akan bergerak di kisaran support Rp13.122/USD serta resisten Rp13.090/USD. Dan tetap cermati sentimen yang ada. Sementara, masih belum adanya kesepakatan terkait kenaikan tingkat suku bunga oleh para petinggi The Fed membikin laju USD masih tertekan. Hal ini berdampak pada penguatan yen di Asia.

Di sisi lain, data-data yang menyokong seperti current account Europe. Menurut data surplus 37,6 miliar euro (vs 37,5 miliar) YoY, UK retail sales meningkat 1,4% (vs -0.9%). Dan meningkatnya buruh di Australia jadi katalis positif tersendiri untuk EUR, GBP, serta AUD.

“Rupiah sempat menguat seiring optimisme kepada tingkat pertumbuhan ekonomi dalam RAPBN 2017 sebesar 5,3%. Naik dari target APBN-P 2016 sebesar 5,1%. Tetapi, di akhir perdagangan berbalik melemah jelang RDI-BI untuk membicarakan penerapan 7-day reverse repo,” pungkasnya.

Optimisme kepada tingkat pertumbuhan ekonomi dalam RAPBN jadi karena sementara menguatnya uang Rupiah.

Simpan

Simpan

Simpan

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :