TV Olahraga Qatar Menyebut Miliki Bukti Saudi Berada Dibalik Pembajakan Siarannya

TV Olahraga Qatar Sebut Miliki Bukti Saudi Berada Dibalik Pembajakan Siarannya

TV Olahraga Qatar Menyebut Miliki Bukti Saudi Berada Dibalik Pembajakan Siarannya

DOHA – BeIN Media Group, jaringan televisi olahraga yang berbasis di Qatar yang memegang hak eksklusif untuk menyiarkan turnamen kejuaraan Eropa dan internasional di seluruh wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA), menjelaskan bahwa mereka mempunyai “bukti tidak terbantahkan” kalau Arab Saudi dan operator satelit Arabsat yang bermarkas di Riyadh terlibat dalam pembajakan siaran yang ditunaikan jaringan olahraga beoutQ.

“Buktinya nggak terbantahkan. Saluran tidak resmi beoutQ didukung oleh Saudi dan secara terbuka dipromosikan oleh tokoh-tokoh terkemuka Saudi. Itu disiarkan di Arabsat, ”kata direktur urusan hukum beIN, Sophie Jordan, pada hari Kamis (16/08).

Pernyataan itu menambahkan bahwa “Tiap-tiap hari itu ditunaikan, di siang hari bolong, pencurian skala besar hak kekayaan intelektual yang terlalu berharga.”

Jordan lebih detail menulis bahwa sebuah pemeriksaan oleh perusahaan AS Cisco Systems, perusahaan Swiss NAGRA dan Overon yang berbasis di Spanyol – yang diakui selaku 3 perusahaan keamanan digital terkemuka internasional – sudah mengkonfirmasi keterlibatan Arabsat dalam pencurian sinyal beoutQ dan menyiarkannya kembali selaku miliknya.

BeoutQ, penyiaran sistem channel -10 untuk wilayah Timur-Tengah dan Afrika (MENA) di Arabsat, diduga ditayangkan dari Arab Saudi. Arab Saudi dan Arabsat sama-sama menolak adanya kaitan dengan saluran tersebut.

BeIN Sport ialah saluran olahraga global yang dipunyai oleh Qatari Sports Investments (afiliasi dari Al Jazeera Media Networks). BeIN Media Group yang berbasis di Doha menjelaskan sudah membayar miliaran dolar untuk mengamankan hak eksklusif menyiarkan pertandingan Liga Primer Inggris dan Liga 1 Prancis secara langsung.

Jaringan saluran olahraga global tersebut baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka sudah mengetahui bahwa siarannya dari kedua liga profesional sudah dicuri dan disiarkan secara tidak resmi di seluruh Arab Saudi.

Kontroversi ini muncul sesudah beoutQ juga secara tidak resmi menyiarkan turnamen Piala Dunia FIFA 2018. (ARN)


Source by Muhammad Najib

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: Muhammad Najib

KOLOM KOMENTAR ANDA :