Tuduhan Wahabi Memakai Tasbih Menyerupai Orang Hindu

Loading...
Inilah jawaban atas tuduhan Wahabi “memakai tasbih menyerupai Orang Hindu.” Menggunakan biji tasbih, adakah dasar ijtihadnya? Apakah tidak tasyabbuh dengan agama lain?

Mufti al-Azhar, Syekh Athiyah Shaqr menajawab dengan dalil sangat panjang, namun saya ringkas sebagai berikut:

Disamping Nabi menyetujui terhadap Sahabat yang membaca tasbih dengan batu kecil [HR Abu Dawud] serta Nabi tidak mengingkarinya, ternyata ada banyak Sahabat dan ulama Salaf yang menjadikan batu, kerikil dan pintalan tali sebagai sarana untuk menghitung bacaan tasbih, dan mereka tidak mengingkarinya.

Ahmad bin Hanbal meriwayatkan dalam az-Zuhd bahwa Sahabat Abu Darda’ memiliki biji Ajwa’ dalam sebuah wadah. Jika beliau selesai salat Subuh maka ia mengeluarkannya satu persatu dengan membaca Tasbih hingga habis

Saya (Syekh Athiyah) katakan bahwa jika Nabi bersabda: “Hitunglah dzikir dengan jari-jari. Sebab ia akan ditanya dan diminta kesaksian” [HR Abu Dawud dan at-Tirmidzi]. Maka, biji-biji tasbih tidaklah digerakkan kecuali dengan tangan. Maka ia akan ditanya dan dapat bicara disisi Allah agar menjadi saksi bahwa ia bertasbih.

Jika memakai tasbih apa tidak menyerupai agama Hindu? Syekh Athiyah menjelaskan:

Kekompok Shiwa tasbihnya sebanyak 84 biji. Aliran Wishnu tasbihnya adalah 108 biji. (Diringkas dari kitab Fatawa al-Azhar, 9/11)

Sementara tasbih yang digunakan umat Islam adalah 99 atau 33. Dengan demikian tidak ada tasyabbuh dengan non Muslim.

Diashare dari Ustadz Ma’ruf Khozin, Pengasuh Kajian Aswaja Majalah AULA

Loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :