Tragedi Mina dan Kejahatan Arab Saudi di Yaman

Website Islam Institute

pemain politik Pakistan: Tragedi Mina untuk Alihkan Perhatian Dunia dari Kejahatan Arab Saudi di Yaman

Kalau rezim Arab Saudi tidak mengirimkan pasukannya ke negara-negara Muslim lainnya untuk melampiaskan kejahatannya, termasuk di Yaman, insiden tragedi Mina tidak akan terjadi. kecelakaan tragedi Mina sengaja dibuat untuk mengalihkan mata dunia dari kejahatan Arab saudi di Yaman.

Islam-institute.com, PAKISTAN – Seorang politisi terkemuka Pakistan dan ahli agama menjelaskan bahwa pemerintah Riyadh sengaja membikin tragedi Mina untuk mengalihkan perhatian dunia dari tragedi kemanusiaan yang dibuat oleh Arab Saudi di Yaman.

“…Target Inti dari insiden teranyar dalam ritual haji ialah untuk mengalihkan perhatian dunia dari perang di Yaman,” Javed Akbar Saqi, pemimpin Gerakan Partai Islam Pakistan dan ulama Sunni, menjelaskan ke FNA pada hari Sabtu.

Dia menekankan bahwa kalau rezim Arab Saudi tidak mengirimkan pasukannya ke negara-negara Muslim lainnya untuk melampiaskan kejahatannya, termasuk di Yaman, insiden tragedi Mina tidak akan terjadi. kecelakaan tragedi Mina sengaja dibuat untuk mengalihkan mata dunia dari kejahatan Arab saudi di Yaman.

Tragedi Mina terjadi tatkala penumpukan jemaah haji berdesakan sesudah jalan-jalan ke tempat “lempar jumrah” ditutup dan cuma meninggalkan 1 pintu saja.

Sementara, sumber mengungkapkan bahwa konvoi Wakil Putra Mahkota Arab Saudi dan Menhan Mohammad bin Salman Al Saud menyebabkan kepanikan di antara jutaan peziarah.

“Konvoi besar Mohammad bin Salman Al Saud, putra raja dan wakil putra mahkota, yang dikawal lebih dari 350 Tentara keamanan, termasuk 200 orang serdadu dan 150 polisi, melaju di jalan yang dilalui jemaah haji yang bergerak ke situs ritual “lempar jumrah”, sudah menyebabkan kepanikan di antara jutaan peziarah yang bergerak dari arah berlawanan dan menyebabkan penyerbuan”, beberapa artikel Arab, termasuk situs berita Arab al-Dyar, mengungkap hal ini pada Kamis malam.

Sumber lain masih menyangsikan laporan itu, tapi pengamat menjelaskan mempersoalkan mengapa 2 jalan ke situs ‘rajam Iblis’ ditutup. Dan sampai sekarang belom ada Penjelasan dari pemerintah Arab Saudi, ihwal penutupan jalan tersebut.”

Itu sebabnya penguasa Makkah sudah menjauhkan diri dari Perkara ini, Menegaskan bahwa problem ini mesti dipelajari dan diputuskan oleh Raja,” tambahnya.

Saksi mata menjelaskan sebelumnya polisi Arab Saudi dan Tentara keamanan sudah menutup 2 jalan yang menghubungkan situs ritual ‘lempar jumrah’ pada hari Kamis.

Saksi mata juga menjelaskan bahwa sesudah insiden tragedi Mina, keamanan dan angkatan bersenjata Arab Saudi menutup seluruh akses jalan ke ke tempat kejadian dan membiarkan tubuh peziarah menumpuk serta tidak memberikan pertolongan ke korban yang masih hidup. (al/Arn/Fna)

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.