TRAGEDI DEIR EZZUR, ISIS Culik 400 Warga dan Bantai 300 Lainnya

TRAGEDI DEIR EZZUR… ISIS menculik 400 warga sipil setelah membantai 300 lainnya.

Peristiwa pembantaian besar-besaran itu merupakan tragedi kemanusiaan yang diperbuat kelompok-kelompok teroris setelah mengalami banyak kekalahan di wilayah Suriah.

 

 

isis.jpg

 

Islam-Institute, DAMASKUS – Para militan dari kelompok teroris ISIS telah menculik sedikitnya 400 warga sipil setelah melakukan serangan ke daerah yang dikuasai pemerintah di Deir Ezzur serta melakukan pembantaian terhadap 300 orang, terutama anggota keluarga dan kerabat dari para prajurit tentara Suriah dan pasukan rakyat, pada hari Sabtu (16/1).

Setidaknya 400 warga sipil telah ditangkap dari Deir Ezzur setelah teroris ISIS itu melakukan pembantaian di desa al-Bagilya di bagian barat provinsi, menewaskan sekitar 300 warga sipil, dimana kebanyakan dari mereka adalah wanita, anak-anak dan orang tua, pada hari Sabtu.

Menurut sebuah sumber yang dekat dengan pemerintah Suriah, sebagian dari 300 korban di provinsi Deir Ezzur tersebut dibantai dengan cara dipenggal.

Menurut stasiun TV Al-Mayadeen yang berbasis di Lebanon, 280 orang tewas di tangan ISIS termasuk wanita dan anak-anak, sedang 400 orang lainnya diculik dan dijadikan sandera oleh kelompok teror tersebut. Menurut stasiun TV tersebut, jasad mereka yang dieksekusi ISIS kemudian dibuang begitu saja di sungai Efrat.

Media pemerintah menyatakan bahwa semua yang dibunuh teroris tersebut adalah warga sipil. Pembantaian ini merupakan salah satu pembunuhan masal terburuk yang pernaah dilakukan ISIS dalah konflik 5 tahun yang melanda Suriah.

Sejumlah 280 Warga Sipil Deir al-Zour Dibantai Teroris ISIS

DAMASKUS – Untuk kesekian kalinya organisasi teroris ISIS melakukan pembantaian mengerikan terhadap 280 warga sipil di Deir al-Zour, organisasi teroris itu menuduh mereka telah berhubungan dengan tentara Suriah.

Beberapa sumber di Suriah mengungkapkan bahwa 30 jihadis ISIS yang melakukan bom bunuh diri, telah membukakan jalan bagi para pemberontak bersenjata untuk dapat memasuki desa Albgalah di Deir ez-Zor untuk melakukan pembantaian.

Sumber itu juga menyebutkan bahwa di antara korban pembantaian berdarah itu ada lebih dari 20 anggota pasukan popular pertahanan yang dibantai bersama keluarga dan anak-anak mereka secara keseluruhan.

Dewan Menteri Suriah dalam sebuah pernyataan mengutuk pembantaian tersebut, dan menggambarkannya sebagai bentuk “kebrutalan” dan “pengecut” yang dilakukan oleh teroris ISIS terhadap warga desa Albgalah di Barat Deir ez-Zor.  (Al/SfaARN//AS/Ahed)

 

You might like

About the Author: admin

KOMENTAR: Jika ada artikel yang salah, dll, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.