Jasa Web Alhadiy
Inspirasi Islam

Tradisi Cium Tangan kiai, Tradisi NU yang Unik

Iklan
Untuk orang yang tak faham struktural dan kultural yang berlaku di NU, bisa jadi bakal garuk-garuk kepala kalau menyaksikan berbagai tradisi bersalaman yang seringkali bagi warga umum terlihat janggal, minimal tak biasa dilihat.

Mulai dari tak cukup bersalaman dengan berjabat tangan dan cium tangan sebagaimana umumnya, tapi juga sampai cium tangan bolak-balik di punggung tangan dan telapak tangan. Kadang tak cukup sekali dilakukan. Lebih lucu, ada Guru Mulia tertentu yang diantri oleh muhibbinnya, seusai selesai bersalaman balik ke barisan paling belakang untuk antri cium tangan lagi. Hayo ngaku….

Lucu juga kalau tak faham istilah ‘luwih sepuh ilmune’ pada sesama ulama. Bagaimana bisa seorang Ketua Umum PBNU (Guru Mulia KH Said Agil Siroj) mencium tangan sampai sedemikian takdzimnya kepada Kanjeng Romo Habib Lutfi Bin Yahya, dan juga terhadap Guru Mulia KH Maimun Zubair. Bahkan bisa jadi juga melakukan pada kiai sepuh lainnya yang mungkin tak kita kenal.

Ibu Nyai Khofifah Indar Parawansa ialah Ketua PP Muslimat NU, tetapi bakal sedemian takdzimnya cium tangan kepada Mbah Nyai Shinta Nuriyah yang merupakan warga Muslimat NU.

Kita pun sering menyaksikan ada dua kiai berjumpa saling berebut mencium tangan. Kadang selaku santri, kita suka memprediksi, Nanti yang cium tangan duluan siapa ya? hehehe

Bahkan saat ada penceramah muda diminta untuk mengisi acara di Muslimat NU, kejadiannya bisa lebih lucu lagi: penceramahnya yang cium tangan kepada seluruh peserta pengajian… sesudah itu peserta pengajian yang telah sepuh tak bakal segan mencium tangan penceramah yang lebih muda usianya. Indah sekali…

Itu seluruh sebab NU mengedepankan : akhlaq di atas ilmu. Tak ada eks guru, sekali santri selamanya sebagai santri.

Sayyidina Ali Bin Abi Tholib karromallahu wajhah pernah dhawuh, Saya bersedia sebagai budak bagi siapa saja yang mengajariku ilmu walau cuma satu huruf.

Selamat hari lahir ke 92 untuk NU tercinta

Dishare dari Shuniyya Ruhama

IklanJasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.