Tokoh Anti-Castro Posada Carriles Tewas di Pengasingan

Tokoh Anti-Castro Posada Carriles Tewas di Pengasingan


loading…

HAVANA – Tokoh anti Castro yang diasingkan dan eks agen CIA, Luis Posada Carriles, mati di Amerika Serikat (AS) pada usia 90. Posada Carriles dituduh sudah mendalangi serbuan kepada jet Cuba Airlines yang meledak pada 1976.Posada Carriles dinilai selaku pahlawan oleh tidak sedikit orang Kuba di pengasingan. Tapi ia dinilai seorang teroris oleh Havana sebab upayanya menggulingkan pemerintah Fidel Castro sesudah revolusi kiri pada 1959.

“Teroris terbesar di belahan bumi ini mati tanpa membayar hutangnya demi keadilan atau reparasi terhadap para korban,” tulis Sergio Alejandro Gomez, editor internasional Granma, surat berita resmi Partai Komunis Kuba, di Facebook.

“Ia mati di Miami, Amerika Serikat, negara yang melatihnya demi menaruh bom dan menyerbu kehidupan ratusan orang Kuba,” imbuhnya sepertikan dikutip dari Reuters, Kamis (24/5/2018).

Menurut pengacaranya, Posada Carriles mati di sebuah rumah pemerintah bagi para veteran di Miramar, Florida, sesudah menderita kanker tenggorokan sepertikan dilansir dari BBC.

Posada Carriles, yang ikut serta dalam invasi Teluk Babi tahun 1961 yang didukung AS kepada Castro, dicari demi diadili di Kuba dan Venezuela. Ia dituduh merencanakan pemboman tahun 1976 kepada sebuah pesawat Kuba yang mematikan 73 orang.

Dia pun dituduh melaksanakan pemboman wisata di Havana pada tahun 1997.

Luis Posada Carriles mendedikasikan sebagian besar hidupnya demi mencoba menggulingkan rezim komunis di Kuba. Ia ialah bagian musuh besar almarhum pemimpin besar Kuba, Fidel Castro.

Loading...
loading...

Sejauh hidupnya, ia mempunyai tidak sedikit musuh dan pada tahun 1990 orang-orang bersenjata menembaknya di dada dan muka di Guatemala. Ia selamat dari serbuan itu, yang dipercayai dikerjakan oleh agen rahasia Kuba.

Pada tahun-tahun seterusnya ia dituduh merencanakan serangkaian pemboman di hotel-hotel kuba yang mematikan turis Italia, dan ditangkap sebab turut ambil bagian dalam konspirasi demi menghabisi Fidel Castro selama perjumpaan puncak di Panama pada tahun 2000.

Dia menghabiskan empat tahun di bui Panama sebelum diampuni oleh Presiden Mireya Moscoso.

Pada tahun 2005, ia memasuki AS secara tidak resmi dan mengusulkan permintaan suaka politik. Permintaan itu kembali menghantuinya saat ia dituduh berbohong terhadap petugas imigrasi soal bagaimana dia masuk menuju AS.

Ia dibebaskan pada tahun 2011 dan menghabiskan tahun-tahun sisa hidupnya di AS.

(ian)

Tokoh Anti-Castro Posada Carriles Tewas di Pengasingan

Loading...

[Surce]

loading...

You might like

About the Author: Muhammad Najib

KOLOM KOMENTAR ANDA :