Tiongkok Lakukan Pelanggaran HAM kepada Muslim Turk di Xinjiang

Tiongkok Lakukan Pelanggaran HAM terhadap Muslim Turk di Xinjiang

Tiongkok Lakukan Pelanggaran HAM kepada Muslim Turk di Xinjiang

Akun medsos pemerintah tiongkok yang memosting foto para tahanan di camp edukasi politik di Xinjiang (© Xinjiang Bureau of Justice WeChat Account)

Tiongkok dinilai sudah melaksanakan pelanggaran HAM yang cukup besar dalam beberapa dekade terakhir. Pelanggaran ini dialami oleh kaum Muslim Turk yang tinggal di kisaran Xinjiang.

Laporan ini didasarkan pada Tanya Jawab yang dikerjakan oleh Human Rights Watch dengan 58 eks warga Xinjiang, termasuk 5 eks tahanan dan 38 kerabat dari para tahanan. Di antara yang sudah diwawancarai ialah 19 orang sudah meninggalkan Xinjiang dalam 1 setengah tahun terakhir.

Loading...
loading...

Laporan tersebut diumumkan pada tanggal 9 September 2018 dengan tebal 117 halaman. Dalam laporan tersebut disebutkan beberapa bukti baru yang mempertunjukkan bahwa pemerintah Tiongkok sudah melaksanakan penahanan secara sewenang-wenang, penyiksaan dan penganiayaan masal, serta kontrol yang keterlaluan kepada kehidupan muslim Turk sehari-hari.

“Pemerintah Tiongkok melaksanakan pelanggaran hak asasi manusia di Xinjiang dalam skala yang belum pernah kelihatan di negara itu dalam beberapa dekade,” kata Sophie Richardson, direktur Human Rights Watch di Tiongkok.

Warga Muslim Turk yang tinggal di kisaran Xinjiang dan berjumlah 13 juta orang, dipaksa ikut indoktrinasi politik, hukuman kolektif, pembatasan gerak dan komunikasi, pengekangan agama yang meningkat, serta kontrol massal yang menabrak hukum hak asasi manusia internasional.

Sophie mengungkapkan bahwa hal ini Adalah bagian ujian bagi PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) dan negara-negara yang peduli, apakah mereka akan melaksanakan protes dan memberikan sangsi berat untuk Tiongkok supaya perilaku melenceng ini sanggup dihentikan.

Untuk laporan selengkapnya, klik di sini.

Loading...

Source by Ahmad Naufal

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

1 Comment

  1. Jangankan di China, ada yg lebih parah di Yaman Umat Islam dibom habis2an oleh Arab Saudi. Padahal mereka sesama muslim. Mana yg lebih dahsyat penderitaannya antara muslim di Yaman dan muslim di China?

KOLOM KOMENTAR ANDA :