TGB Bungkam PA 212 yang Tuding Dirinya Dukung Joko Widodo sebab Berkasus di KPK

TGB Bungkam PA 212 yang Tuding Dirinya Dukung Joko Widodo sebab Berkasus di KPK

pemain politik Demokrat itu mengatakan dengan tegas, dukungannya kepada Joko Widodo demi meneruskan pemerintahannya sampai dua periode, sebab prinsip dan realitas politik. Ia mengamati, tidak sedikit pencapaian dan prestasi yang dilaksanakan Joko Widodo selama empat tahun memerintah, sehingga pantas demi dilanjutkan pada periode seterusnya.

sebelum ini juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menuding bahwa sokongan TGB terhadap Joko Widodo demi 2019 sebab tersandera kasus di KPK. “Semenjak awal kami telah ragu, tapi kami ndak kaget dia dapat menyokong Joko Widodo. Mampu jadi tersandera di KPK. Dulu HT juga begitu dan berbalik arah,” katanya.

Terkait penyelidikan divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT), KPK sudah memanggil Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin demi dimintai keterangannya pada Selasa 3 Juli 2018. KPK membuka peluang demi meneliti TGB dan pihak-pihak lain, yang dapat menerangkan duduk perkara kasus ini.

“Mampu saja, namanya lidik (penyelidikan) siapa saja dapat (diminta keterangannya). Lidik itu amat terbuka sekali. Siapa saja dapat memberikan info demi menyokong itu (penyelidikan),” kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan di kantornya, Kamis 5 Juli 2018.

Demi diketahui, PT DMB yang dipunyai 3 daerah ini mempunyai saham enam % PT Newmonth. PT DMB berbarengan PT Pelbagai Capital (MC) mengakuisisi total 24 % saham Newmonth melalui konsorsium PT Pelbagai Daerah Bersaing (MDB). Enam % miliki PT DMB dan 16 % milik PT MC.

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi bereaksi atas tudingan yang menghubungkan dukungannya terhadap Jokowi di Pemilu 2019 yang akan datang, lantaran tersandera kasus korupsi yang tengah diselidiki Komisi Pemberantasan Korupsi.

Memang, ketika ini KPK tengah membuka penyelidikan terkait divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) yang sekarang berubah nama sebagai PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT). KPK sedang meminta keterangan sejumlah pihak, demi membuktikan korupsi di balik divestasi saham.

Nama Gubernur NTB, TGB Zainul Majdi dikaitkan selaku pihak yang meminta supaya melepas saham enam % PT Newmonth Nusa Tenggara yang dipunyai 3 daerah, ialah Pemprov NTB, Pemkab Sumbawa dan Pemkab Sumbawa Barat di PT Daerah Maju Bersaing (DMB). Konon, pelepasan saham itu didukung DPRD NTB.

“Kembalikan kontestasi politik pada wacana, ide, dan visi misi, dan hal-hal positif yang dapat dinalar oleh akal sehat,” kata TGB di sela-sela mengisi kajian Jumat di Masjid Hubbul Wathan Islamic Centre, Mataran, NTB, Jumat 6 Juli 2018.

TGB juga membantah dukungannya terhadap Joko Widodo, sebab iming-iming jabatan bakal jadi Cawapres Joko Widodo pada Pemilu 2019 yang akan datang. “Ndak pernah ada bicara soal jabatan, baik dengan beliau (Joko Widodo), dengan siapapun,” ujar TGB.

pemain politik Demokrat itu mengatakan dengan tegas, dukungannya kepada Joko Widodo demi meneruskan pemerintahannya sampai dua periode, sebab prinsip dan realitas politik. Ia mengamati, tidak sedikit pencapaian dan prestasiyang dilaksanakan Joko Widodo selama empat tahun memerintah, sehingga pantas demi dilanjutkan pada periode seterusnya.

Terkait penyelidikan divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT), KPK sudah memanggil Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin demi dimintai keterangannya pada Selasa 3 Juli 2018. KPK membuka peluang demi meneliti TGB dan pihak-pihak lain, yang dapat menerangkan duduk perkara kasus ini.

“Mampu saja, namanya lidik (penyelidikan) siapa saja dapat (diminta keterangannya). Lidik itu amat terbuka sekali. Siapa saja dapat memberikan info demi menyokong itu (penyelidikan),” kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan di kantornya, Kamis 5 Juli 2018.

Demi diketahui, PT DMB yang dipunyai 3 daerah ini mempunyai saham enam % PT Newmonth. PT DMB berbarengan PT Pelbagai Capital (MC) mengakuisisi total 24 % saham Newmonth melalui konsorsium PT Pelbagai Daerah Bersaing (MDB). Enam % miliki PT DMB dan 16 % milik PT MC.

Sumber kabar viva.co.id

(suaraislam)


Source by Ahmad Zaini

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.