Berita Suriah

Teroris Membunuh Warga Sipil untuk Provokasi Tentara Suriah

Jasa Web Alhadiy

Kemenhan Rusia menyatakan bahwa teroris membunuh ratusan warga sipil untuk memprovokasi serangan balik tentara Suriah agar kemudian tentara Suriah disalahkan atas tuduhan penembakan.

 

Islam-Institute, MOSKOW – ISIS menyerang dan membunuh ratusan warga sipil sebagai upaya provokasi terhadap tentara Suriah. Hal ini diungkap oleh juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia pada jumpa pers di Moskow hari Selasa (19/1) kemarin.

“Sebagai tindakan provokasi, teroris telah meningkatkan serangan terhadap warga sipil untuk kemudian menyalahkan Tentara Suriah atas tuduhan penembakan,” ungkap Mayor Jendral Igor Konashenkov, sebagaimana dikutip Sputnik.

“Melihat bahwa mereka tidak memiliki kesempatan untuk menghentikan kemenangan demi kemenangan yang diraih pasukan pemerintah, teroris telah menggunakan cara memprovokasi pasukan tentara Suriah dengan menyerang warga sipil dengan artileri dan serangan mortir untuk kemudian mencoba menyalahkan Angkatan Darat Suriah atas hal itu,” kata juru bicara Kemenhan Rusia tersebut.

Menurut Konashenkov, kelompok teroris Ahrar al-Sham dan Front al-Nusra telah meluncurkan serangan rudal dan artileri di kota Fuaa dan Kefraya, provinsi Idlib.

Perwakilan Kementerian Pertahanan Rusia itu mengatakan bahwa pesawat SU-34 Rusia telah membombardir beberapa sasaran ISIS di provinsi Lattakia, Suriah, memusnahkan 20 militan musuh dan 4 truk pickup yang dipasangi senapan mesin. Menurut Konashenkov, serangan udara itu diluncurkan terhadap ISIS di wilayah-wilayah strategis di provinsi ini.

Sebuah pesawat militer Rusia juga telah melenyapkan titik-titik kekuatan teroris di provinsi Deir Ezzur, Suriah, dimana para militan ISIS sebelumnya telah melakukan eksekusi massal terhadap warga sipil,” jelas perwakilan Kementerian Pertahanan Rusia Mayor Jenderal Igor Konashenkov kepada media.

“Sebuah pesawat Su-34 Rusia membombardir titik-titik kekuatan teroris di sekitar desa Bgelia, provinsi Deir Ezzur, di mana militan ISIS sebelumnya berusaha untuk meneror penduduk setempat dengan melakukan eksekusi massal terhadap sekitar 300 warga sipil,” kata Konashenkov.

Ia juga menambahkan bahwa tiga truk kargo sarat dengan amunisi, dua kendaraan off-road yang dipasangi ZU-23 autocannons turut hancur serta sekitar 60 teroris tewas selama serangan udara itu.

Sejak 30 September Rusia telah melakukan kampanye udara terpisah di Suriah melawan ISIS menyusul permintaan dari Presiden Suriah Bashar al-Assad(AL/ARN)

 

Jasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker