Teroris Langgar Komitmen Sochi dengan Menyerbu Posisi Angkatan bersenjata di Hama

Teroris Langgar Kesepakatan Sochi dengan Menyerang Posisi Militer di Hama
Loading...

Teroris Langgar Komitmen Sochi dengan Menyerbu Posisi Angkatan bersenjata di Hama

ANKARA – Para teroris meneruskan serbuan kepada posisi serdadu pemerintah di Hama Utara yang menabrak perjanjian Sochi antara Rusia dan Turki, yang setuju untuk mendirikan zona demiliterisasi di Suriah Utara.

Sputnik memberitahukan pada hari Rabu bahwa penembak jitu kubu teroris Horas al-Din melancarkan serbuan berat kepada posisi angkatan bersenjata di dekat kota Ma’an di Hama Utara.

Ia menambahkan bahwa para teroris Jeish al-Izza yang ditempatkan di dekat kota al-Latamineh juga mempergunakan artileri 23-mm untuk menyerbu posisi serdadu di Zalaqiyat.

Horas al-Din dan Jeish al-Izza sudah beberapa kali dalam beberapa hari menabrak perjanjian Sochi.

Surat berita al-Watan juga memberitahukan bahwa serdadu Suriah menyerbu gerakan dan benteng teroris di dekat kota Murak dan al-Latamineh, menyebabkan kerusakan berat dan korban di kalangan anggota milisi.

Dalam Kemajuan yang relevan pada hari Senin, Tentara Suriah Menyuruh pergi serbuan berat Tahrir al-Sham Hay’at dan kubu teroris lainnya di utara Hama, menimbulkan kebangkrutan besar pada teroris.

loading...

Artileri serdadu dan unit rudal menghantam gerakan kubu Partai Islam al-Turkistani dekat desa al-Mansourah dan utara Tal Waset dari Dataran al-Ghaab, Hama Utara, menghabisi dan melukai sejumlah teroris dan memaksa mereka untuk mundur.

Sementara itu, harian al-Watan memberitahukan bahwa teroris Tahrir al-Sham, yang dikerahkan di tenggara Idlib, melancarkan serbuan rudal kepada posisi serdadu di desa Jorin di barat al-Ghaab.

Laporan lebih detail menjelaskan bahwa artileri dan unit rudal Suriah membalas dan menembaki posisi Tahrir al-Sham di wilayah itu, sampai menimbulkan kebangkrutan besar pada mereka. [ARN]


Arrahmah News
by Ahmad Zaini

Loading...

INFO ANEH TAPI NYATA


loading...

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

KOLOM KOMENTAR ANDA :