Teroris ISIS Kabur, Suriah Segera Lakukan Pilpres dan Pileg

Rusia Pukul Mundur Teroris ISIS , Suriah Segera Lakukan Pilpres dan Pileg

Angkatan Udara Rusia sudah melancarkan lebih dari 700 misi operasi udara terhadap 690 target basis teroris di Suriah sejak 30 September.

Islam-Institute, Moskow – Sebagai pendukung Suriah sejak awal konflik Suriah 2011, Rusia yang kini berhasil mempecundangi kelompok-kelompok teroris, meminta Suriah segera mempersiapkan pemilihan umum legislatif dan presiden sebagai bagian dari upaya mengakhiri konflik berkepanjangan yang sudah memasuki tahun keempat.

Dalam kunjungannya ke Moskow beberapa hari lalu, Presiden Bashar al-Assad sempat mengungkapkan mengenai pentingnya menggelar pemilu di Suriah. Karena Pemilu merupakan salah satu alat legitimasi pemerintahan yang sah secara demokratis.

“Para pemain luar tidak dapat memutuskan apapun mengenai warga Suriah. Kita harus memaksa mereka membuat semacam rencana untuk negara mereka sendiri, dimana kepentingan semua agama, etnis dan grup politik akan terlindungi,” ujar Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov kepada saluran televisi pemerintah Rusia, Sabtu (24/10/2015).

“Mereka harus mempersiapkan pemilu legislatif dan juga presiden,” sambung Sergei Lavrov , seperti dikutip Reuters.


Sergei Lavrov juga sempat menelepon Menlu AS John Kerry untuk mendiskusikan rencana dialog antara pemerintah Suriah dengan oposisi. Kedua Menlu membicarakan kemungkinan menggali potensi dari beberapa negara lain di Timur Tengah untuk mendorong solusi politik di Suriah guna mencapai perdamaian permanen di Suriah.

Sebelumna, Sergei Lavrov juga menyatakan siap mendukung pemberontak Suriah FSA via serangan udara.

“Kami siap memberikan dukungan kepada kelompok Free Syrian Army dengan serangan udara. Tentunya kami siap bekerjasama dengan erat bersama dengan Amerika Serikat (AS) dalam upaya melawan militan di Suriah,” ujar Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov.

“Perlu ada pemilu presiden dan parlementer di Suriah, sebagai bagian dari pemecahan masalah politik. Saya harap ada kemajuan yang bisa dicapai di masa mendatang,” lanjutnya.

Angkatan Udara Rusia sudah melancarkan lebih dari 700 misi operasi udara terhadap 690 target basis teroris di Suriah sejak 30 September. (AL/SFA/LM/MetroNews)

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :