Teroris Belum Menarik Militernya dari Zona Demiliterisasi di Utara Suriah

Teroris Belum Menarik Militernya dari Zona Demiliterisasi di Utara Suriah

Teroris Belum Menarik Militernya dari Zona Demiliterisasi di Utara Suriah

SURIAH – Sumber media yang dekat dengan kubu teroris memberitahukan pada hari Sabtu bahwa anggota milisi belum ditarik dari zona demiliterisasi di utara Suriah yang disepakati oleh Turki dan Rusia di bawah Perjanjian Sochi, menambahkan bahwa mereka bahkan memperkuat posisi mereka di wilayah tersebut.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang bermarkas di London memberitahukan bahwa kubu anggota milisi, termasuk Front Pembebasan Nasional (NFL) yang Disokong Turki, belum mundur dari zona bebas senjata di tapal batas administratif Idlib, Hama, Lattakia dan barat Aleppo.

Sementara itu, kubu anggota milisi sudah memperkuat posisi dan benteng mereka di zona demiliterisasi, khususnya di daerah Lattakia Utara.

Sumber-sumber Suriah menjelaskan pada hari Kamis bahwa Tahrir al-Sham Hay’at atau Jabhat Al-Nusra dan prajurit Turki tidak setuju pada implementasi perjanjian Sochi antara Moskow dan Ankara, menambahkan bahwa anggota milisi mencari kontrol melewati jalan Inti di zona demiliterisasi.

Surat berita al-Watan berbahasa Arab mengutip sumber-sumber yang dekat dengan anggota milisi yang menjelaskan bahwa Tahrir al-Sham sudah menuntut kontrol atas persimpangan tertentu di jalan raya M5 yang menghubungkan jalan raya Aleppo ke Hama dan M4 yang menghubungkan Aleppo ke Lattakia.

Mereka menambahkan bahwa badan intelijen Turki sudah menentang permintaan itu, khususnya soal lorong-lorong yang terletak di antara daerah-daerah yang dikendalikan prajurit Suriah dan yang diduduki oleh teroris di Idlib, barat Aleppo dan Sahl al-Qab di barat laut Hama, menambahkan bahwa Turki ingin memberikan kontrol mereka kepada anggota milisi Front Pembebasan Nasional yang Disokong oleh Turki.

Laporan itu menjelaskan kalau Tahrir al-Sham dan Ankara bersepakat 1 sama lain atas problem ini, kubu teroris akan cepat memulai penarikan dari zona demiliterisasi.

Kubu teroris Tahrir al-Sham berusaha mempertahankan posisinya di Suriah, katanya. [ARN]


Arrahmah News
by Ahmad Zaini

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.