Berita AS

Ternyata Negara AS Dikendalikan Bukan oleh Orang Amerika

Jasa Web Alhadiy

Tahukah anda, ternyata negara AS Dikendalikan Bukan oleh Orang Amerika. David Duke memprediksi masa depan AS dan Eropa bahwa ketidakpuasan rakyat akan meningkat tidak hanya di AS tapi juga di Eropa.

 

 

Islam-Institute, WASHINGTON DC – Banyak warga AS kecewa dengan dewan konggres di negeri Paman Sam. Kekecewaan warga Amerika terhadap kongres tidaklah mengejutkan. Hal ini diungkap oleh David Duke, seorang mantan anggota legislatif di negeri yang pernah mengklaim sebagai “polisi dunia” itu.

David Duke membuat pernyataan tersebut saat mengomentari sebuah hasil polling yang dirilis CNN/ORC pada hari Selasa (29/12/15) kemarin, di mana poling itu menunjukka bahwa mayoritas warga AS tidak menyetujui kinerja kongres.

“Saya tidak heran,” kata David Duke, kemudian ia merinci bagian-bagian lain dari pemerintahan AS yang menyebabkan warga tidak puas. Ia mencatat bahwa alasan utama yang menyebabkan ketidak-puasan itu adalah agenda minoritas Zionis di Amerika Serikat.

“Pemerintah Amerika Serikat benar-benar di bawah kendali minoritas Zionis Yahudi yang sangat kecil di negeri ini,” katanya, menyalahkan dukungan Washington untuk Israel. Mantan anggota parlemen itu juga mengecam para calon presiden, baik liberal dan konservatif, atas dukungan terbuka mereka untuk kebijakan rezim Zionis tersebut.

“Israel bahkan tidak pernah benar-benar menjadi teman kami,” kata analis yang berbasis di Louisiana itu. “Tapi setiap kandidat Partai Republik dan Demokrat harus bersumpah setia kepada Israel,” tambahnya.

“Kami memiliki Amerika yang tidak benar-benar dikendalikan oleh orang-orang Amerika dan itulah alasan ketidakpuasan di negara ini.”

David Duke memprediksi masa depan AS dan Eropa bahwa ketidakpuasan rakyat akan meningkat tidak hanya di AS tapi juga di Eropa.

“Di Eropa, banyak orang mulai sadar pengaruh Zionisme. Eropa kebanyakan dipengaruhi oleh kebijakan Amerika … dan fakta bahwa ada banyak Zionis di posisi penting untuk menetapkan kebijakan di Inggris, Perancis, Jerman, dan di tempat lain di Eropa, telah merusak Eropa,” pungkasnya.  (AL/ARN)

Jasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker