Jasa Web Alhadiy
Berita Indonesia

Terduga Teroris Terkait Pengiriman 16 WNI ke Turki

Terkait Pengiriman 16 WNI ke Turki, Terduga Teroris Dibekuk Polisi

Kota Bekasi – Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Unggung Cahyono menyatakan kelima terduga teroris yang ditangkap terlibat dalam pengiriman WNI ke Turki untuk bergabung dengan kelompok militan ISIS.

“Mereka yang membuatkan paspor dan merekrut 16 WNI yang ditangkap di perbatasan Turki,” kata Kapolda di TKP penggeledahan rumah salah satu terduga teroris di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (22/3/2015).

Kelima orang yang dimaksud adalah Mul, Amin Nude, M. Fachri, Koswara, dan Furqon. Unggung menjelaskan, Mul, Amin Nude, M. Fachri dan Koswara berperan sebagai fasilitator, di mana mereka membiaya perjalanan para calon anggota ISIS ke Suriah. Sedangkan Furqon bertugas meng-upload video kegiatan ISIS di internet dan menyebarluaskan ancaman melalui pesan singkat. “Furqon merupakan residivis teroris asal Bima, Nusa Tenggara Barat. Dia sudah kami incar sejak beberapa waktu silam,” ucap Kapolda.

Meski demikian, pelaku yang memiliki peran sangat penting, yakni Fachri. Dia diduga terlibat sebagai pelaksana dalam pembinaan, pengarahan serta perekrutan calon anggota ISIS untuk selanjutnya diberangkatkan Suriah. Fachri juga berperan sebagai pengumpul dan penyalur dana untuk kegiatan sukarelawan ISIS di Indonesia. Adapun MF adalah pemilik website www.almustaqbal.net yang mengunggah berita-berita provokasi dan kebencian serta tentang ajakan bergabung ke ISIS.

 

 

 

Awal Cerita Di Balik Penangkapan Terduga Teroris

Menurut Unggung, pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan salah satu pelaku di daerah Jakarta Selatan. Dari hasil pemeriksaan, diketahui Mul dibantu empat orang. Setelah mengembangkan kasus itu, kata Unggung, secara serentak polisi menggerebek dan menggeledah rumah para terduga teroris pada Minggu (22/3) pagi hingga siang.

Seperti yang terjadi di rumah Koswara di Jalan Semeru Perumahan Puri Cendana Blok B 15 Nomor 18 Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Dalam penggeledahan di rumah Koswara, polisi menemukan barang bukti berupa lima unit laptop, 10 unit telepon genggam, buku-buku berisi jihad, seragam loreng, dan senjata laras panjang mainan.

“Kami juga menyita empat paspor yang hendak digunakan oleh K (Koswara) bersama istri dan kedua anaknya. Rencananya paspor itu akan digunakan ke Turki dalam waktu dekat,” ujar Unggung.

Dari pengungkapan kasus itu, Muhammad Fachri akan dijerat UU No. 15 Tahun 2003 Tentang Pemberantasan Terorisme, UU No. 9 Tahun 2003 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Terorisme serta UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Sedangkan empat rekannya yang lain dijerat UU No. 15 tahun 2013 Tentang Pemberantasan Terorisme, UU No. 9 tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme. (http://news.okezone.com/read/2015/03/22/337/1122599/terduga-teroris-yang-dibekuk-terkait-pengiriman-16-wni-ke-turki)

Jasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker