Tentara Suriah Rebut Kembali Der Al-Zor

Website Islam Institute

DAMASKUS – Dibantu Rusia, pasukan Suriah sukses merebut kembali Wilayah Der Al-Zor. Serdadu Suriah sukses mengambil alih wilayah yang kemarin di duduki ISIS di Deir al-Zor dengan sokongan angkatan bersenjata AS. Wilayah yang berada di tenggara Deir el-Zor itu kemarin direbut ISIS. sesudah jet perang Amerika Serikat (AS) menyerbu posisi pasukan Suriah di wilayah itu.

Sebanyak 80 personel pasukan Suriah mati oleh serbuan udara jet-jet perang Amerika. Serbuan AS itu disebut oleh Suriah selaku tindakan pengecut dalam menyokong teroris ISIS. Hal ini sebab selama ini keberadaan angkatan bersenjata AS di sana berdalih untuk memerangi ISIS. Tetapi yang terjadi di lapangan ternyata AS lebih sering menyokong atau menjaga ISIS.

Terkait keberhasilan pasukan Suriah merebut kembali Wilayah Der Al-Zor, seorang sumber di angkatan bersenjata Suriah menjelaskan. Sokongan yang diberikan Rusia secara gentle ialah bagian faktor utama keberhasilan pasukan Suriah. Dalam merebut kembali wilayah di kisaran gunung al-Thardah, yang kemarin diduduki ISIS.

Loading...
loading...

Jet perang Rusia berperan penting untuk keberhasilan Tentara Suriah

“Serbuan yang ditunaikan jet Rusia memainkan peran penting dalam melemahkan kesanggupan pertahanan ISIS. Dan menaruh dasar bagi serdadu Suriah untuk merebut kembali posisi mereka di gunung al-Thardah”. Kata sumber yang berbicara dalam keadaan anonim tersebut.

“Serdadu Suriah sudah menduduki kembali basis di gunung  al-Thardah. Yang diduduki oleh teroris ISIS mengikuti serbuan udara gabungan yang dipimpin AS”. Sambung sumber itu, seperti dikutip Fars News pada Minggu (18/9).

sebelum ini diwartakan, dua jet perang gabungan AS. Yaitu jet F-16 dan dua pesawat A10 posisi pasukan Suriah di Deir al-Zor kemarin. Kementerian Pertahanan Rusia mengkritik keras AS atas serbuan mematikan itu. Rusia juga mengamati sesudah serbuan AS itu ISIS kemudian melancarkan serbuan besar-besaran kepada posisi angkatan bersenjata Suriah tersebut.

Loading...

“Kalau serbuan udara ini ditunaikan sebab kekhilafan dalam koordinat target. Itu merupakan konsekuensi langsung dari ketidak-mauan pihak AS untuk mengkoordinasikan tindakan kepada kubu teroris dengan Rusia”. Kata juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia.

loading...

You might like

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *