Tentara Israel Serang Para Perempuan Palestina di Masjid Al-Aqsha

Website Islam Institute

Aktivis HAM: Serbuan Kepada Para Perempuan Palestina  Bagian dari Kekejaman Israel

4 masyarakat Palestina cedera di al-Khalil Hebron sesudah diserang oleh Tentara Israel berbarengan pemukim ekstrimis, waktu masyarakat Palestina hendak bekerja waktu serbuan itu.

Islam-institute.com, PALESTINA – Tentara Israel yang mengepung wilayah masjid Al-Aqsha mulai mempertunjukkan kekejaman, mereka menyerbu para perempuan Palestina yang berusaha untuk masuk tempat suci Islam Masjid al-Aqsa di timur al-Quds (Yerusalem).

Sumber berita Palestina memberitahukan pada hari Minggu (6/9/15) bentrokan pecah sesudah pasukan dan polisi Israel mencegah kisaran 40 perempuan Palestina masuk masjid Al-Aqsha yang amat dihormati itu.

Tentara Israel diadukan berusaha menahan bagian perempuan muda, tapi jemaah Palestina Tidak mau perlakuaan itu.

Sumber menambahkan bahwa pasukan berserta puluhan pemukim ekstrimis Israel melaksanakan usaha provokatif di dalam dan kisaran kompleks masjid Al-Aqsha.

Tentara Israel dan pemukim juga sudah menaikkan serangannya kepada masjid yang menyebabkan konfrontasi aksi anarkis di antara ke-2 belah pihak.

Rezim Israel juga sudah mengetatkan pembatasan bagi jemaah Palestina ke tempat suci Islam tersebut.

Tentara keamanan Israel sudah memasang pagar besi untuk menghambat jemaah perempuan masuk masjid dalam beberapa bulan terakhir.

Masyarakat Palestina sudah mendokumentasikan puluhan invasi Tentara Israel ke halaman Masjid al-Aqsa.

“Kubu Israel, berserta polisi, melaksanakan puluhan invasi ke dalam halaman Masjid al-Aqsa dan melaksanakan pelanggaran berulang-ulang dan serbuan kepada jemaah Muslim, disamping itu polisi juga menculik dan menginterogasi sejumlah masyarakat Palestina, termasuk wanita dan bocah kecil,” kata seorang laporan yang terbitkan oleh Pusat Info Wadi Hilweh yang berbasis di daerah Silwan.

Aktivis hak asasi manusia menjelaskan serbuan kepada para perempuan Palestina itu Adalah bagian dari kekejaman Israel kepada masyarakat di wilayah Palestina yang diduduki.

Juga pada hari Minggu, Tentara Israel menembakkan granat kejut dan gas air mata pada masyarakat Palestina di kota Beit Jala di selatan di Bethlehem, memprotes tembok pemisah yang didirikan oleh rezim Tel Aviv di Tepi Barat yang diduduki. Beberapa masyarakat Palestina cedera dalam serbuan Tentara Israel tersebut.

4 masyarakat Palestina cedera di al-Khalil Hebron sesudah diserang oleh Tentara Israel berbarengan pemukim ekstrimis, waktu masyarakat Palestina hendak bekerja waktu serbuan itu. (al/Arn/Ptv)

 

You might like

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.