Tegas! Assad Ancam Usir serdadu AS di Suriah

Tegas! Assad Ancam Usir Pasukan AS di Suriah

Tegas! Assad Ancam Usir serdadu AS di Suriah

Presiden Suriah Bashar al-Assad menjelaskan, kubu anggota milisi serdadu Demokratik Suriah (SDF) ialah satu-satunya problem yang dihadapi Suriah ketika ini, seusai kubu anggota milisi Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) sukses diusir.

Kubu anggota milisi SDF ketika ini masih menguasai seperempat wilayah Suriah. Mereka ialah para pemberontak yang memperoleh sokongan dan pelatihan Amerika Serikat (AS). Sebagian besar anggota SDF ialah orang Suriah asli.

Assad mengatakan dengan tegas bahwa AS dan SDF ialah pihak yang paling bertanggungjawab atas segala teror yang terjadi di Suriah. Oleh karenanya, Assad menyebutkan bakal menjalankan dua opsi guna menuntaskan segala persoalan yang mendera Suriah. Pertama, negosiasi. Assad mengklaim percaya jika SDF sanggup diajak bernegosiasi mengingat kebanyakan anggotanya ialah penduduk Suriah sendiri.

“Mereka terang cinta negaranya, dan ndak ingin sebagai boneka negara lain,” kata Assad, dikabarkan Radio Free Europe, Jumat (1/6).

Kedua, operasi angkatan bersenjata. Kalau cara pertama ndak sukses, maka Assad bakal mengerahkan angkatan bersenjata guna mengambil kembali wilayah-wilayah yang dikuasai pemberontak. Menurut Assad, AS wajib belajar dari pengalaman mereka ketik di Irak dimana penduduk setempat ndak menerima kehadiran angkatan bersenjata asing di wilayahnya. Begitu pun dengan penduduk Suriah.

“Kami bakal melakukannya dengan atau tanpa AS di dalamnya. AS wajib meninggalkan Suriah cepat atau lambat,” tegas Assad.

“Ini ialah tanah dan hak kami. Ialah tugas kami guna membebaskannya. Sekali lagi, AS wajib keluar dari sini,” tambahnya.

Membalas

Sementara itu, Amerika Serikat melalui Kenneth McKenzie, direktur staf gabungan Pentagon, menyampaikan bahwa AS bakal membalas jika Suriah menyerbu pasukan AS di Suriah atau sekutu mereka SDF.

Ketika ini, ada kisaran dua ribu pasukan AS yang berkoalisi dengan SDF. Mereka bermarkas di at-Tanf, sebuah wilayah yang dekat dengan Yordania.

“Seluruhnya pihak di Suriah semestinya mengerti, menyerbu AS dan sekutunya merupakan tindakan buruk,” kata McKenzie, dikutip Russian Today. (Red: Muchlishon/NU Online)

You might like

About the Author: Hakim Abdul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.