Tahukah? Hizbut Tahrir pun Dicegah di Negara Erdogan

Tahukah? Hizbut Tahrir pun Dicegah di Negara Erdogan

Di Turki, Hizbut Tahrir atau yang dikenal pun selaku Partai Pembebasan pada awalnya dicegah sebab terlibat aksi aksi anarkis dan merencanakan Konferensi Khilafah di Istanbul pada 5 Maret 2017. Setahun sebelumnya, Hizbut Tahrir pun menggelar konferensi serupa di ibu kota Turki, Ankara.

Konferensi berjudul “Kenapa Dunia Memerlukan Kekhilafahan” itu diagendakan berlangsung di distrik Topkapı, Istanbul –tempat markas besar Kesultanan Ottoman atau Turki Utsmaniyah dahulu berada.

Tetapi konferensi tersebut dicegah oleh pemerintah Turki. Presiden Recep Tayyip Erdogan, yang tidak sedikit diidolakan muslim dan kerap disebut selaku pemimpin muslim yang ideal dan representatif, tetap mengambil sikap tegas kepada Hizbut Tahrir,

Tidak cuma mencegah berlangsungnya Konferensi Khilafah tersebut, pemerintah Turki pun menahan Mahmut Karr, Kepala Media Hizbut Tahrir Wilayah Turki yang sebagai penanggung jawab rencana agenda konferensi tersebut.

Konferensi Khalifah Hizbut Tahrir di Turki.Dalam blog pribadinya, jurnalis Abdullah Bozkurt pernah mecatat sejarah dan perkembangan Hizbut Tahrir di Turki. Ia memaparkan, Hizbut Tahrir mulai berkegiatan dan mengambil tempat di Turki semenjak akhir 1960-an selaku kubu Islam yang kecil dan tak efektif.

Semenjak ketika itu, dan selama bertahun-tahun sesudahnya sampai sekarang, Hizbut Tahrir di Turki dipantau secara ketat.

Hizbut Tahrir menegaskan kembali eksistensinya di Turki pada September 2005 saat mereka menggelar demonstrasi di Masjid Fatih, Istanbul. Dalam demonstrasi tersebut, para anggota Hizbut Tahrir menyerukan guna melembagakan kembali khilafah dan meneriakkan slogan-slogan melawan pendiri negara sekuler Turki, Mustafa Kemal Atatürk.

Pada 2009, polisi Turki menahan hampir 200 tersangka anggota Hizbut Tahrir dalam sergapan serentak di 23 provinsi di Turki atas tudingan sebagai anggota sebuah organisasi yang dicegah. Mereka pun dituding merencanakan serbuan berdarah kepada penduduk sipil.

Kubu tersebut, menurut polisi Turki, berencana melaksanakan serbuan besar atau makar di İstanbul pada hari peringatan pelepasan kekhalifahan. Kekhalifahan Utsmaniyah dihapuskan oleh Atatürk pada 3 Maret 1924 dan diganti dengan negara sekuler.

Referendum TurkiPada Juni 2011, jaksa memerintahkan lagi polisi guna melaksanakan operasi kepada markas Hizbut Tahrir di lima kota. Dalam operasi tersebut, polisi sukses menahan 17 orang, termasuk Serdar Yılmaz, anggota Hizbut Tahrir yang diduga bertanggung jawab atas rencana makar di Istanbul.

Penyidik ​​Kepolisian Turki menemukan kubu yang diduga makar, secara teratur didanai oleh Imameddin A.A. Barakat, penduduk Yordania asal Palestina yang tinggal di Israel.

Loading...
loading...

Dari Kabar Acara Pemeriksaan di Kepolisian, anggota-anggota Hizbut Tahrir yang ditangkap, diketahui bahwa seorang pengusaha yang bertindak selaku kurir, Mazin Harbawi, memasuki Turki dengan membawa uang tiap dua bulan dan memberikan uangnya terhadap VA, anggota yang bertanggung jawab atas rencana makar yang disebut pun selaku Operasi İstanbul Hizbut Tahrir.

Penyidik ​​percaya Harbawi sudah menyelundupkan uang berkisar 40 ribu dolar Amerika Serikat pada tiap kunjungannya.

Hizbut Tahrir SuriahBerlawanan dengan petugas kepolisian yang berusaha menangkap para anggota Hizbut Tahrir, kubu politik Islam di pemerintahan Turki malah berusaha guna membebaskan mereka.

Pada Juli 2012, lahirlah sebuah undang-undang baru yang disetujui pemerintah. Undang-undang tersebut membuka jalan bagi pembebasan lebih dari 100 anggota Hizbut Tahrir dari bui, termasuk para pemimpin senior mereka.

Keputusan pembebasan yang dikeluarkan seusai jam kerja pada hari Jumat itu lalu ditentang jaksa. Ketika keberatan jaksa tersebut akhirnya diusulkan menuju pengadilan pada hari Senin, sebagian besar anggota Hizbut Tahrir yang dibebaskan sudah telanjur bersembunyi.

Pada 19 April 2004, Pengadilan Tinggi Pidana Ankara memberi penilaian yang menggambarkan Hizbut Tahrir selaku organisasi teroris. Pada 24 April 2008, Majelis Tinggi Mahkamah Agung Turki pun mengeluarkan putusan yang mengklasifikasikan Hizbut Tahrir selaku organisasi teroris yang mengancam keberadaan republik dan negara.

Tetapi meski telah dinyatakan terlarang, Hizbut Tahrir masih eksis di Turki sampai ketika ini. Bahkan pada 6 Maret 2016, mereka menggelar Konferensi Khilafah di Ankara.

Pemerintah Turki kecolongan. Konferensi Khilafah dihelat Hizbut Tahrir.

Setahun lalu, otoritas Turki enggak mau lagi kecolongan. Saat Hizbut Tahri hendak menggelar Konferensi Khlifah tahunan mereka pada Maret 2017, pemerintah Turki mengambil tindakan tegas.

Jumat, 3 Maret 2017, Mahmut Kar selaku Kepala Media Hizbut Tahrir Wilayah Turki ditangkap. 3 hari lalu, 6 Maret 2017, 300 anggota Hizbut Tahrir yang berkumpul di depan gedung pemerintahan di Distrik Fatih, Istanbul, guna menuntut pembebasan Mahmut Karr, ikut ditahan pemerintah Turki.

Tidak cuma di Turki, Konferensi Khilafah pun digelar di banyak negara lain, termasuk Indonesia. Bagian Konferensi Khilafah terbesar yang pernah dihelat di Indonesia pada 2 Juni 2013 di Gelora Bung Karno, Senayan, dengan tajuk Muktamar Khilafah Jakarta.

Konferensi semacam itu, bisa jadi, sekarang enggak bakal dihelat lagi di Indonesia seiring pelarangan atas Hizbut Tahrir Indonesia.

Dilansir dari Kumparan

Tahukah? Hizbut Tahrir pun Dicegah di Negara Erdogan

Loading...

Link

loading...

You might like

About the Author: Hakim Abdul

KOLOM KOMENTAR ANDA :