Suriah Akan Menang Lawan Teroris ISIS dan Koalisinya

Website Islam Institute

Analisa Ahli Angkatan bersenjata: Suriah Akan Menang Melawan Teroris ISIS dan Koalisinya

Ali Maqsoud menggaris-bawahi bahwa pasukan Suriah berencana untuk menghancur-leburkan konvoi musuh yang tengah bergerak dari Damaskus ke Homs dan dari sana operasi akan berlanjut ke Lattakia, Idlib dan Hama.

Islam-Institute, BEIRUT Akhirnya Suriah di ambang kemenangan sesudah melawan bermacam kubu teroris bersenjata selama 4 tahun. Seorang ahli angkatan bersenjata terkemuka menjelaskan bahwa Kemajuan medan perang di Suriah sesudah adanya gempuran bertubi-tubi serbuan udara Rusia ke posisi-posisi ISIS memperlihatkan bahwa pasukan Suriah akan cepat meraih kemenangan di bermacam wilayah tak sama di semua negara itu.

“Kita akan jadi saksi kemenangan front perlawanan dalam wakti tak lama, selaku akibat dari meningkatnya dukungan dari Iran dan Rusia untuk Suriah selama 2 minggu terakhir,” ungkap pensiunan Jendral Angkatan Bersenjata dan Ahli Angkatan bersenjata, Amin Hateet pada FNA, Minggu (18/10).

Ia menjelaskan bahwa kampanye melawan teroris sudah masuk fase baru di Suriah. Ia juga  menambahkan, “Keadaan medan Peperangan dan kemajuan pasukan Suriah sudah menjadikan gagalnya siasat yang dibuat oleh AS untuk membantu kubu teroris memperoleh kemenangan secara berangsur  di Suriah dan menggulingkan pemerintahan Damaskus. “

 

Hateet menjelaskan bahwa dikuasainya kembali bermacam kota dan daerah oleh pasukan Suriah dari teroris akan melarang AS  memperpanjang perang melawan teroris. Ia juga mengingatkan bahwa AS sebelumnya bermaksud untuk merubah Peperangan di Suriah jadi perang sektarian selama 10 tahun.

Dalam pernyataan yang relevan dengan hal itu, awal bulan ini, ahli angkatan bersenjata Suriah menjelaskan bahwa pembentukan Korps ke-4 dari pasukan Suriah yang baru akan cepat meraih kemenangan untuk kemenangan di wilayah Selatan negara itu.

“Formasi Korps ke-4 Angkatan Bersenjata Suriah akan menghasilkan penetrasi mendalam di wilayah utara dan menghancur-leburkan kelompok-kelompok teror itu,” ungkap Issa al-Zaher ke FNA.

Ia menjelaskan bahwa Korps ke-4 itu terdiri dari Tentara elit pasukan Suriah yang berpengalaman baik dalam Peperangan di bawah keadaan geografis dan iklim yang tak sama, serta  mereka akrab dengan bermacam kategori strategi perang.

Zaher menjelaskan bahwa Korps teranyar Angkatan Bersenjata Suriah itu mempunyai antara 60.000 sampai 100.000 Tentara dengan keahlian yang tak sama.

“Serbuan artileri dan rudal-rudal Angkatan Bersenjata Suriah kepada posisi-posisi ISIS di wilayah Utara Suriah memperlihatkan bahwa para teroris itu sudah sungguh-sungguh kehilangan kekuasaannya,” tambahnya.

Pada bulan ini juga, analis politik senior, Ali Maqsoud menjelaskan bahwa Angkatan Bersenjata Suriah Saat ini tengah mempersiapkan  operasi besar-besaran dan akan amat menentukan di bagian Utara dari Suriah sesudah memperoleh sokongan  logistik dari Rusia baru-baru ini

“Operasi angkatan bersenjata Blizzard yang akan jadi operasi penting dan menentukan akan cepat diawali di Idlib, Jisr al-Shughour dan Aleppo bagian utara,” ungkap Maqsud pada FNA.

Ali Maqsoud menggaris-bawahi bahwa pasukan Suriah berencana untuk menghancur-leburkan konvoi musuh yang tengah bergerak dari Damaskus ke Homs dan dari sana operasi akan berlanjut ke Lattakia, Idlib dan Hama.

Maqsoud juga menjelaskan bahwa kubu teroris itu mungkin saja juga akan menaikkan serangannya ke Angkatan Bersenjata Suriah dalam beberapa hari ke depan, “Tetapi ia juga menggaris-bawahi bahwa siasat AS dan Israel sudah ditaklukkan di wilayah tersebut dengan cepat, dan usaha untuk mencabut terorisme di Suriah telah diawali.”  (AL/ARN/RM/FNA)

You might like

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.