Inspirasional

Supaya Khilafah ISIS Tidak Menyebar di Indonesia

Di Suriah, Khilafah ISIS berhasil menduduki Kota Raqqa. Sedangkan di Irak kelompok ini menggunakan momentum permusuhan kaum Sunni dengan Syiah di Fallujah

Jasa Web Alhadiy

Bagaimana Supaya Khilafah ISIS Tidak Menyebar di Indonesia? Pasukan khilafah ISIS berasal dari berbagai negara. Termasuk  Inggris, Prancis, Jerman, Eropa lainnya dan Amerika Serikat. Mulanya ISIS didirikan pada April 2013 oleh Abu Bakar al-Baghdadi asal Samarra, Irak utara. Mereka terlibat dalam gerakan perlawanan terhadap Amerika Serikat sejak invasi dimulai pada 2003. Pada 2010, Al-Baghdadi dikabarkan menjadi pemimpin Al-Qaidah di Irak.

Hingga saat ini, khilafah ISIS mempunyai pasukan dari Inggris, Prancis, Jerman, dan beberapa negara Eropa. Termasuk Amerika Serikat dan negara-negara Arab lainnya. Bahkan kelompok ini telah mendeklarasikan khilafah Islamiyyah (ISIS) dengan Abu bakr Al-Baghdadi sebagai kholifah. Mereka menjadikan Irak dan Suriah sebagai basis kekuatan utama.

Di Suriah, Khilafah ISIS berhasil menduduki Kota Raqqa. Sedangkan di Irak kelompok ini menggunakan momentum permusuhan kaum Sunni dengan Syiah di Fallujah, bagian barat Provinsi Al-Anbar. Bahkan mereka dikabarkan telah menguasai Kota Ramadi, perbatasan yang dekat dengan Turki dan Suriah.

Membendung Khilafah ISIS dengan Islam rahmatan li’alamin

Supaya khilafah ISIS tidak menyebar di Indonesia, sikap yang sudah diambil oleh Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan langkah yang diambil oleh MUI perlu mendapatkan apresiasi yang cukup karena ini merupakan langkah yang tepat untuk kepentingan bangsa. Yaitu menjaga kebhinekaan dan mengawal negara dengan Islam rahmatan lil alamin.

Namun sangat disayangkan yang dilakukan TNI maupun MUI terkesan seperti pemadam kebakaran. Ketika sudah terjadi sesuatu baru mereka bertindak. Seharusnya langkah ke depan TNI, Polri, BIN, Kemenag, Menkominfo dan MUI saling bekerjasama. Tentunya dalam rangka mencegah ancaman dari radikalisme dengan cara melakukan pencerahan sebagai upaya mengurangi radikalisasi di Indonesia. Serta mengembangkan paham Islam rahmatan lil alamin.

(Taufiq Mohammad, Mahasiswa Pasca Sarjana STAINU Jakarta).

Jasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker