Home / Berita Indonesia / Suliyono Ingin Menikah dengan Bidadari Sebelum Serang Gereja

Suliyono Ingin Menikah dengan Bidadari Sebelum Serang Gereja

Suliyono Ingin Menikah dengan Bidadari Sebelum Serang Gereja? Ya, apa yang dilakukan oleh Suliyono dengan menyerang gereja di Lidwina Sleman terindikasi dia merupakan salah satu korban ajaran menyimpang. Sehingga dia memiliki pemahaman radkal dan skstrim terkait pemahaman agamanya.

Hal ini terungkap bahwa Suliyono, penyerang Gereja, sempat menelepon keluarganya sehari sebelum beraksi. Suliyono mengaku ingin menikah dengan bidadari.

Pengakuan Suliyono ini diceritakan oleh ayahnya, Mistaji (58) di kediamannya, Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Suliyono menelpon Mistaji pada Sabtu malam (10/2/2018). Waktu itu Suliyono hanya menanyakan kabar terkait keluarganya.

“Sempat telepon hanya menanyakan kabar saya dan keluarga. Ya saya bilang sehat semua,” ujar Mistaji kepada detikcom, Minggu (11/2/2018).

Mistaji sempat menghimbau Suliyono, anaknya itu agar pulang ke Banyuwangi dan menikah. Namun, Suliyono menolak karena ingin menikah dengan bidadari.

“Saya suruh pulang ke Banyuwangi. Tapi menolak. Saya malah minta dia segera menikah. Malah dijawab dia ingin menikah dengan bidadari,” ujar Mistaji.

“Katanya sih dia mau menyelesaikan Khataman Al-Quran di pondok,” pungkasnya.

Suliyono Ingin Menikah dengan Bidadari

Rumah keluarga Suliyono di Banyuwangi, Foto: detik.com

Kronologi Penyerangan Gereja Lidwina Sleman Hingga Suliyono Ditembak

Gereja Lidwina di Bedog, Sleman pagi itu diserang di tengah-tengah pelaksanaan misa pagi. Berikut kronologi penyerangan yang melukai pastor dan jemaat hingga pelaku ditembak polisi.

Pelaku penyerangan gereja tersebut diketahui bernama Suliyono dan berstatus mahasiswa. Berikut kronologi yang dipaparkan Kapolda DIY, Brigjen Ahmad Dofiri, Minggu (11/2/2018):

Pukul 07.30 WIB

Pelaku masuk ke area gereja. Di pintu masuk, pelaku menyabet seorang jemaat dan mengenai punggung. Pelaku lalu masuk ke ruang utama gereja dan membacok beberapa jemaat.

Pelaku mendatangi Romo Karl Edmund Prier yang sedang memimpin misa, lalu menyabetkan pedangnya ke romo.

Sampai akhirnya anggota polisi datang ke gereja, kemudian melumpuhkan pelaku dengan dua tembakan ke kaki kanan dan kaki kiri. Pelaku lalu tersungkur dan terjatuh ke lantai gereja.

“Status pelaku dari identitasnya mahasiswa. Tapi sekali lagi kondisi pelaku belum stabil belum bisa kita mintai lebih dalam, termasuk tempat tinggal pelaku,” kata Brigjen Ahmad Dofiri. (al / Sebelum Serang Gereja, Suliyono Mengaku Ingin Menikah dengan Bidadari)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

212 Angkat Habib Rizieq jadi Imam Besar, Pemuda Muhammadiyah: Siapa Saja Boleh Klaim

Alumni 212 Angkat Habib Rizieq jadi Imam Besar, Pemuda Muhammadiyah: Siapa Saja Boleh Klaim. Kongres ...