Sulitnya Usaha Tindakan mematikan Sang Vladimir Putin oleh Barat

Barat merasakan betapa sulitnya usaha tindakan mematikan kepada Sang Vladimir Putin, oleh sebab itu Barat beralih untuk membunuhnya secara karakter melalui media….

 

 

 

Islam-Institute, MOSKOW – Tampaknya, sesudah Presiden Rusia Vladimir Putin meraih keberhasilan yang begitu legendaris dalam membangun kembali Rusia selaku negara adidaya di dunia.  Dalam upayanya membangun kembali pasukan Rusia yang baru, sekarang ia jadi sasaran utama musuh-musuhnya.

Bagi musuhnya terasa begitu sulit dan begitu mustahil untuk melaksanakan tindakan mematikan secara fisik sebab Putin ialah seorang intelijen senior Rusia, maka muncul beberapa usaha untuk membunuhnya melalui media. sesudah Putin jadi superstar global dan jadi lelaki paling berpengaruh di dunia, para musuhnya merasa disaingi dan berencana menyingkirkan Putin dari percaturan politik global.

Putin ialah sosok yang sanggup mengubah perhitungan para pemakar di Suriah, ia yang sukses mengambil Krimea dari Ukraina serta sanggup menghentikan Amerika dan koalisinya. Waktu ini hampir seluruh pers Barat yang memperoleh sokongan spesial Inggris berusaha untuk menyusun file yang masih kosong untuk dapat mendistorsi citra Putin.

Misalnya, Putin dituduh gay dan berada di balik kasus tindakan mematikan oposisi Rusia Litvinenko di Inggris. Dan usaha terbaru mereka menebar isu korupsi, tapi seluruh usaha itu belum sanggup untuk merusak citra Putin. Sebalikya, sekarang sosok Putin sudah berubah, sudah jadi sebuah ikon Presiden Tangguh yang gagah berani melawan Barat, sebagaimana dikabarkan oleh kantor berita Addiyar (27/01/16).

Lugovoi, bagian tokoh Partai Demokrat Liberal, melaksanakan wawancara dengan bagian saluran “Rusia 24” yang ditayangkan Senin (25/01), menjelaskan: “pada tahun 2013 sudah ditemukan rencana rahasia untuk mengolah kasus ini, lalu mereka menyimpannya secara rapi di lemari berkas dan menutup kasus tersebut selama satu tahun setengah, baru waktu tahun 2014 tatkala terjadi ketegangan hubungan Rusia-Inggris mereka mengangkat problem Krimea dan krisis Ukraina, dan waktu sesudah terjadi kecelakaan pesawat Malaysia di Ukraina, pengadilan Inggris juga mengambil keputusan untuk mengeluarkan “kerangka” problem tersebut dari lemari berkas untuk tercapainya target politik”.  (AL/ARN)

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :