Suami, Jangan Lupa Bangunkan Istri di Waktu Ini

Mengapa Rasulullah Melarang Tidur Tengkurap?

Suami, Jangan Lupa Bangunkan Istri di Waktu Ini


Dalam kehidupan berumah tangga, membangunkan pasangan dari tidurnya juga Adalah suatu kewajiban yang hendaknya Dilakukan. Tujuannya tentu supaya pasangan bisa melakukan ibadah melakukan aktivitas harian. Biasanya, seorang istrilah yang paling sering membangunkan suaminya waktu tertidur. Tapi hal tersebut tidak serta merta membikin seorang suami terbebas dari tanggung jawab untuk membangunkan istrinya.

Dalam Islam, seorang suami diharuskan untuk membangunkan istrinya di waktu subuh apabila sang istri belum terbangun. Seorang suami hendaknya membangunkan sang istri di waktu subuh supaya sang istri bisa bersama-sama melakukan ibadah salat subuh. Biasanya bagian hal yang sering dilalaikan oleh seseorang yaitu lalai untuk mengerjakan salat subuh akibat telat bangun pagi. Terkadang beberapa orang juga cenderung lebih memilih meneruskan tidurnya daripada bangun untuk melakukan salat subuh.

Padahal, Allah mewajibkan umat-Nya untuk melakukan salat subuh yang pelaksanaannya disaksikan oleh malaikat. Sebagaimana Allah berfirman dalam Alquran surat Al-Isra’ ayat 78. Dalam ayat tersebut Allah berfirman, “Dirikanlah salat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula salat) Shubuh. Sesungguhnya salat Shubuh itu disaksikan (oleh malaikat).” (Qs. Al-Isra’: 78)

Sesungguhnya hal yang seringkali membikin manusia sulit untuk terbangun dari tidurnya ialah sebab adanya 3 ikatan yang dibuat oleh syetan di leher manusia. Nabi Saw bersabda, “Syetan membikin 3 ikatan di tengkuk (leher bagian belakang) salah seorang dari Anda semua waktu tidur. Di tiap-tiap ikatan syetan akan menjelaskan, “Malam masih panjang, tidurlah!” Kalau ia bangun lalu berdzikir pada Allah, lepaslah 1 ikatan. Lalu kalau dia berwudhu, lepas lagi 1 ikatan. Lalu kalau dia mengerjakan sholat, lepaslah ikatan terakhir. Di pagi hari dia akan bersemangat dan bergembira. Kalau tidak melaksanakan seperti ini, dia tidak ceria dan jadi malas.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Loading...
loading...

Kecuali itu, hal lain yang membikin seseorang sulit untuk melakukan salat subuh ialah sebab orang tersebut termasuk selaku orang yang munafik. Sebagaimana Nabi Saw bersabda, “Sesungguhnya shalat yang paling berat Dilakukan oleh orang-orang munafik ialah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaan keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Oleh sebab itulah seorang suami hendaknya membantu membangunkan sang istri apabila sang istri belum terbangun di waktu subuh. alasannya, suami yang Adalah kepala rumah tangga wajib memimpin sang istri dalam hal kebaikan, terlebih sebab suami akan dimintai pertanggungjawabannya di akhirat kelak. Sebagaimana Nabi Saw bersabda, “Seorang laki-laki ialah pemimpin dalam keluarganya dan akan dimintai pertanggung respon atas kepemimpinannya.”

Bahkan seorang suami bertanggung jawab full supaya Famili yang ia pimpin terhindar dari pedihnya siksaan api neraka. Seperti yang disebutkan oleh Allah dalam Alquran surat At-Tahrim ayat 6. Dalam ayat tersebut Allah pun berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya ialah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah kepada apa yang diperintahkan-Nya untuk mereka dan senantiasa mengerjakan apa yang diperintahkan,” (QS. At-Tahrim: 6)

Dengan sedemikian, membangunkan pasangan di waktu subuh bukan cuma jadi kewajiban bagi seorang istri. Karena seorang suami pun berkewajiban untuk membangunkan sang istri di waktu subuh apabila sang istri belum terbangun. alasannya, salat subuh ialah bagian salat wajib yang mesti Dilakukan. Terlebih kelak di akhirat seorang kepala rumah tangga akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya dalam Famili.

Wallahu a’lam.

Loading...

Source by Ahmad Naufal

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *