Sokong Prabowo-Sandi Uno, PKS Ngaku Belum Bisa Hasil

MelekPolitikPolitisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Suhud Alynudin mengakui belum memperoleh efek ekor jas yang signifikan dari sokongan kepada Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Akan tetapi, Suhud optimis efek ekor jas akan dialami partai dalam masa kampanye ke depannya.

“Ada efek ekor jasnya, walaupun belum terlampau besar. Kita percaya akan memperoleh itu ke depannya,” ucap Suhud di Jakarta, Kamis (13/12).

Yang memperoleh dampak paling besar (coattail effect) dari sistem Pemilihan Umum yang digabung antara Pemilihan presiden dan Pileg, kata dia, ialah partai yang memilki calon presiden atau cawapres. Sementara partai pengusung lain tentu memperoleh dampaknya, tetapi tidak berlebihan besar.

“Bersamaan itu, masing-masing partai juga memperoleh ‘ancaman’ parliamentary threshold atau PT 4 % yang wajib dilewati. Jadi, di 1 pihak wajib bekerja untuk pemilihan presiden dan di lain pihak bekerja untuk pileg,” tandas dia.

Di tengah keadaan sebenarnya seperti itu, pihaknya percaya bahwa seluruh partai gabungan pengusung dan penyokong mempunyai komitnen kuat untuk memenangkan pasangan Prabowo-Sandi.

“Jadi, kami wajib memadukan antara perjuangan memenangkan Pemilihan presiden dengan Pileg. Caranya dengan mensinergikan kampanye presiden dengan kampanye para calon anggota DPR masing-masing partai. Kami kira di masa kampanye nanti akan tampak polanya,” terang dia.

Yang terang, kata Suhud, pihaknya tetap mengoptimalkan kampanye capres-cawapres. alasannya, 80 % perhatian masarakat lebih ke Pemilihan Umum presiden.

“Sebab itu, kami tetap mengoptimalkan kampanye capres-cawapres khususnya kampanye Pak Sandi yang telah terasa efek ekor jasnya untuk PKS,” pungkas dia.

Artikel ini sudah tayang di Beritasatu.com

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

KOLOM KOMENTAR ANDA :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.