Sikap Rakyat Indonesia dalam Hadapi Teror Dipuji Media Asing

Loading...

Sikap rakyat Indonesia dalam berhadapan dengan teror memperoleh pujian beberapa media asing. Menurut laporan Metro Tv pada Jum’at (15/1/16) kemarin, sehari sesudah teror bom Sarinah, aktifitas di wilayah Sarinah sudah kembali normal seperti sebelum terjadinya ledakan bom….

 

Islam-Institute, JAKARTA – Aksi teror yang terjadi pada Kamis (14/1) kemarin di wilayah Sarinah Thamrin, Jakarta, sudah menimbulkan fenomena tersendiri di kalangan rakyat Indonesia. Slogan-slogan di bawah hastag #KamiTidakTakut, #KamiBerani, #YouMessedWithTheWrongCountry, #SaveIndonesia ramai bermunculan di dunia maya dan memicu ghirah nasionalisme tersendiri, yang lantas memunculkan apresiasi dari media-media asing.

Media Bloomberg AS dalam ulasan khusuSnya mengenai aksi teror di Jakarta mecatat kekaguman kepada rakyat Indonesia dengan menjelaskan bahwa meski ada tidak banyak dari rakyat Indonesia yang terpengaruh ISIS, akan tetapi tradisi toleransi beragama di negeri Pancasila yang telah berlangsung semenjak lama, sudah membikin rakyat Indonesia lebih kuat dalam melawan ekstremisme Islam.

loading...

“Tetapi ada alasan bahwa Indonesia sudah terbukti secara umum lebih tahan kepada ekstremisme Islam. Seperti India, yang merupakan bagian negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, demokrasi yang stabil sudah menjaga aturan hukum dan keterbukaan dalam berekspresi, begitu pula tradisi lama dalam toleransi beragama yang dipunyai Indonesia. Waktu otoritas Indonesia berhadapan dengan ancaman terbaru (ISIS) ini, mereka mampu menemukan power dalam nilai-nilai kebajikan ini,” tulis Bloombergh memuji sikap rakyat negara ini dalam melawan ISIS.

 

The Independent dalam berita terkait aksi teror di Indonesia ini memuat laporan yang mempertunjukkan grafik bahwa meski Indonesia ialah negara dengan warga Muslim terbesar di dunia, akan tetapi kebanyakan rakyat Indonesia tidak suka ISIS.

Media berpengaruh Huffington Post UK, misalnya. Menyebut aksi teror di Jakarta mirip dengan aksi di Paris. Bedanya, teroris enggak sukses membikin gentar penduduk. Sebaliknya, netizen Indonesia malah melawan dengan tagar #KamiTidakTakut.

HuffPost dengan tegas menyebutnya selaku “Undeniable message of defiance” atau pesan perlawanan yang enggak terbantahkan. HuffPost juga menyebutnya selaku “powerfull message”.

Diadukan Metro Tv pada Jum’at (15/1) kemarin, sehari pasca ledakan bom, aktifitas di wilayah Sarinah sudah berjalan normal kembali seperti sedia kala.  (AL/ARN)

Loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :