Sikap Politik Arab Saudi Rugikan Timur Tengah

TIMUR TENGAH, Sikap Politik Arab Saudi – Menurut para ahli politik Timur Tengah, sebagaimana diangkat dalam artikel Veterans Today. Pada Selasa (06/09). Bahwa ada dua poin penting dapat ditafsirkan dari sikap politik Arab Saudi. Dan juga intervensi angkatan bersenjata kerajaan itu di wilayah Timur Tengah.

 

Sikap Politik Arab Saudi merugikan

Poin pertama, ialah Sikap Politik Arab Saudi yang menganggap dirinya pemimpin enggak terbantahkan bagi seluruh Muslim Dunia. Dengan sikapnya itu mencoba untuk menjauhkan Republik Islam Iran dari negara-negara Arab di wilayah. Untuk menegakkan statusnya selaku power superior di Timur Tengah. Namun negara-negara itu ndak menyadari fakta. Bahwa tindakan ndak bijaksana para penguasa Saudi sudah menjadikan mereka selaku sekutu yang ndak dapat diandalkan bagi para politisi Barat. Hal ini mengubah sikap Barat kepada orang-orang Arab jadi semacam hubungan antara ”tuan tanah dan petani miskin”.

Para penerjemah politik menjelaskan bahwa Barat mengambil keuntungan sebanyak mungkin dari pemerintah-pemerintah Arab. Dan saat keuntungan yang didapat mulai menipis, mereka mengubah sistem pemerintahan di negara itu. Yang memungkinkan Barat untuk meneruskan memanen keuntungan dari pemerintahan baru selanjutnya.

Karenanya, membikin Iran seakan-akan selaku musuh, sudah jadi dalih besar bagi Barat. Untuk mengambil kendali dari pemerintahan-pemerintahan Arab di wilayah Timur Tengah. Republik Islam Iran senantiasa berbicara soal membangun hubungan dan persaudaraan dengan pemerintahan-pemerintahan Arab. Dan mencoba untuk menciptakan rasa kepercayaan melalui perbuatan baik dan sikap hormat. Tapi, kebodohan beberapa pemerintah Arab seperti Arab Saudi sudah menjauhkan mereka dari hubungan persahabatan dengan Iran.

 

Poin kedua, dan yang lebih penting. Ialah berapa lama Sikap Politik Arab Saudi yang pasif di depan Barat ini akan bertahan.

Menurut statistik yang diterbitkan oleh organisasi ekonomi dipercaya di dunia. Arab Saudi akan jadi pemerintahan yang bangkrut dalam sepuluh tahun dari sekarang kecuali kerajaan itu mengubah pendekatan ekonominya.

Power Barat selaku tuan, sudah menyadari fakta ini, sudah mencoba untuk memperoleh keuntungan terbesar mereka. Dengan menjadikan para penguasa Saudi melawan Iran. Untuk memperoleh keuntungan selama masa-masa akhir para penguasa Wahabi itu berkuasa di Arab Saudi.

Namun titik perlunya ialah bahwa pemerintah Saudi ndak diragukan lagi. Ke depan Arab Saudi akan berubah jadi monarki enggak berguna di Timur Tengah.

Sikap Politik Arab Saudi akan jadikan seluruh Timur Tengah berjuang lawan teroris

Menurut ahli politik, situasi di wilayah Timur Tengah akan berubah dengan kegagalan monarki Saudi. Mengingat hal ini, dapat dilihat saat pemerintah pusat mulai memburuk dan konflik internal bermunculan. Dan dengan keadaan ini menguntungkan bagi kaum Takfiri dan para pemimpin Al-Qaeda di Arab Saudi. Kerajaan ini akan berubah jadi sarang teroris dan Takfiri yang rakus. Seluruh ke poin di mana nantinya seluruh wilayah Timur Tengah mesti berjuang melawan berbagai kubu teror. Seperti kelomp ISIS dan kubu teror lainnya sebab sikap politik Arab Saudi.

Menurut beberapa ahli politik, Saudi dengan fanatisme yang ndak bijaksana. Sudah membikin perubahan yang memposisikan wilayah Timur Tengah “di pinggir jurang”. Tak ada jalan keluar. Karenanya bagi negara-negara di wilayah, dalam situasi waktu ini. Tiap-tiap keputusan mereka yang keluar dari kefanatikan dapat berubah terlalu merugikan.

Negara-negara di wilayah Timur Tengah mesti menghindari tindakan dan keputusan yang ndak bijaksana. Sebab saban tindakan kecil yang ngawur di bawah pengaruh Barat dapat mengubah Timur Tengah ke dalam tungku pembakaran. Di mana hal itu dapat membahayakan atau bahkan membakar seluruh peradaban kaya di wilayah Timur Tengah.

Lalu, bukankah peradaban kaya di sebagian Timur Tengah telah terbakar, di Suriah, Irak dan Yaman, akibat sikap politik Arab Saudi?

Simpan

Simpan

Simpan

Simpan

Simpan

Simpan

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :