Jasa Web Alhadiy
Berita Turki

Siapa Sebenarnya Dalang Kudeta Militer di Turki ?

WASHINGTONSiapa sebenarnya dalang kudeta militer di Turki? AS marah dituding sebagai dalang kudeta militer di Turki. Amerika Serikat (AS) tak terima dituding terlibat dalam kudeta militer di Turki yang gagali. AS memperingatkan pemerintah Turki, bahwa tuduhan tersebut sangat berbahaya dan dapat mempengaruhi hubungan bilateral kedua negara.

“Sindiran publik atau klaim tentang peran apapun oleh Amerika Serikat dalam upaya kudeta yang gagal benar-benar palsu dan berbahaya bagi hubungan bilateral kami,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) AS John Kerry kepada sejawatnya Menlu Turki Mevlut Cavosoglu lewat sambungan telepon, seperti tertuang dalam pernyataan yang dirilis Departemen Luar Negeri AS.

 

 

Dalam pernyataan itu, Kerry menegaskan bahwa AS mendukung pemerintah Turki yang terpilih secara demokratis. Kerry juga mendesak pemerintah untuk menghormati aturan hukum dan menjaga kehidupan masyarakat sipil dalam menanggapi upaya kudeta. Turki juga perlu untuk menghormati proses hukum dengan menyelidiki mereka yang diduga terlibat seperti dikutip dari Fox News, Minggu (17/7/2016).

Tuduhan terhadap AS itu berawal dari sosok Fethullah Gulen, ulama oposisi Turki yang menetap di AS. Gulen—teman politik Presiden Erdogan yang kini jadi musuh—telah dituduh sebagai dalang kudeta. Namun, Fethullah Gulen telah mennolaknya.

Kudeta militer di Turki juga telah menimbulkan berbagai analisa. Di antaranya adalah kudeta hanya upaya rekayasa presiden Erdogan semata, sebab kalau memang Tentara Turki benar-benar kudeta maka Erdogan tidak akan kembali ke Ankara dari Laminator, kemungkinan dia akan mengikuti saran Vladimir Putin untuk mendapat suaka di Rusia.

 

Emir Qatar Sebut Menlu Saudi dan AS Sebagai Dalang Kudeta Militer di Turki

QATAR – Mantan Emir Qatar mengungkap keterlibatan Menteri Luar Negeri Saudi dengan komplotan kudeta militer di Turki.

Menukil dari kantor berita berbahasa Arab Panorama melaporkan bahwa Hamd bin Khalifah Aly Tsani dalam pernyataannya mengatakan bahwa Amerika dan negara-negara Barat berada di balik kudeta militer di Turki.

Dia juga mengkritik “Adel al-Jubeir”, Menteri Luar Negeri Saudi dengan negara-negara pendukung kudeta militer di turki, yang mana mereka bungkam mengenai peristiwa di Turki.

Mantan Amir Qatar menekankan bahwa Adel al-Jubeir memiliki informasi mengenai kudeta militer di Turki yang gagal.

Dia juga mengecam media-media Timur Tengah yang berafiliasi dengan Saudi dan UEA, karena menyambut kudeta militer di Turki.

Ankara pun menuduh Washington ikut mendalangi upaya gagal kudeta militer di Turki. AS menilai tuduhan Turki berbahaya bagi hubungan bilateral antara AS dan Turki.

Tuduhan dari Ankara muncul dari Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavosoglu pada hari Sabtu. Menurutnya, para pejabat Amerika Serikat telah mendalangi upaya kudeta militer di turki yang gagal.  (al/arn)

Jasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker