Setelah Konflik di Medsos akibat #2019GantiPresiden, Banser dan FPI Setuju Jogo Suroboyo

Buntut Rusuh #2019GantiPresiden di Surabaya, Banser dan FPI Sepakat Berdamai

Setelah Konflik di Medsos akibat #2019GantiPresiden, Banser dan FPI Setuju Jogo Suroboyo

Baldatuna.com – sesudah melalukan mediasi tertutup kisaran 1 jam, Banser (Barisan Ansor Serba Untuk) dan FPI (Front Pembela Islam) akhirnya setuju menyudahi suasana panas buntuk dari aksi deklarasi #2019GantiPresiden beberapa waktu lalu. Di depan Forkompimda Surabaya, keduanya setuju menjaga Surabaya atau Jogo Suroboyo.

Mereka keluar dari Gedung Inti Polrestabes Surabaya kisaran pukul 12.30 Wib. Iring-iringan Banser dan FPI keluar berbarengan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) serta sejumlah petinggi TNI.

Rudi menyampaikan, sesudah mediasi, ke-2 pihak setuju tidak ada permasalahan lagi. Pihak yang melaksanakan kekhilafan dan kehilafan juga telah meminta maaf.

“Bahkan ke-2 pihak setuju tidak ada lagi bentrok fisik maupun di media sosial,” bebernya.

“Inilah role model Surabaya. Kami, Surabaya mencintai kedamaian. Kami setuju Jogo Suroboyo. Seluruh masalah kita selesaikan dengan kepala dingin, musyawarah. Dan hasilnya kita ciptakan Kota Surabaya yang aman dan kondusif,” sambung Rudi.

Loading...
loading...

Sementara itu, Risma tidak bersedia memberikan Penjelasan apa-apa terkait kedatangannya tersebut.

“Jangan saya, biar Pak Rudi saja,” ujar Risma sambil bergegas masuk ke mobil dan meninggalkan Mapolrestabes Surabaya.

Adapun Ustadz M Khoirudin, Sekretaris FPI Jatim menjelaskan, Utama dari perjumpaan tersebut yaitu pihaknya dan Banser telah setuju Jogo Suroboyo.

“Sebab secara lisan semuanya telah minta maaf. Secara tertulis juga telah minta maaf. Intinya kita sama-sama Jogo Suroboyo,” sebutnya.

Di tempat yang sama, M Faridz Afif, Ketua Ansor Surabaya yang sekaligus Panglima Banser Surabaya membeberkan, mediasi berjalan enak, sejuk dan nyaman.

Terkait hasil, selain ke-2 pihak siap Jogo Suroboyo, sampai mediasi selesai, ke-2 pihak tidak memberitahukan masing-masing ke polisi.

“Kita (Banser dan FPI) setuju menuntaskan permasalahan ini secara internal masing-masing. Sehingga tidak ada lagi konflik yang berkepanjangan,” pungkas Afif. [jatimnow.com]

Loading...

Source by Hakim Abdul

loading...

You might like

About the Author: Hakim Abdul

KOLOM KOMENTAR ANDA :