serdadu Banser Terus Bergerak Tolong Korban Banjir Garut

serdadu Banser – Pasukan Banser tetap bergerak menolong korban banjir Garut. Banjir bandang yang menimpa Kabupaten Garut dini hari 21 September lalu masih meninggalkan duka mendalam bagi warga Garut dan sekitarnya. Korban nyawa, korban hilang, sampai kerusakan rumah dan tempat tinggal jadi pekerjaan rumah yang wajib diselesaikan.

Pos komando Bencana Banjir Garut yang diinisiasi oleh Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU) Kabupaten Garut yang letaknya di SMK Maarif Garut. Masih kelihatan kesibukan yang luar biasa siang dan malam semenjak banjir melanda.

Di Pos komando bencana banjir Garut tersebut yang memang cuma beberapa ratus meter dari tempat bencana terparah itu tampak beberapa tumpukan kardus. Yang berisi makanan dan pakaian bekas layak pakai. Semuanya cuma mampir beberapa waktu dan langsung didistribusikan ke korban banjir Garut.

 

serdadu Banser Diterjunkan Tolong Korban Banjir Garut Semenjak Hari Pertama

Menurut Ketua GP Ansor Garut Subhan Fahmi, tiap-tiap harinya enggak kurang dari 50 relawan turut membantu pendistribusian dukungan. Dan juga proses evakuasi yang masih akan berlangsung sampai beberapa hari ke depan.

“Kita akan mulai menyisir daerah-daerah yang masih minim dukungan dan penanganan. Supaya terdistribusi secara merata ke para korban,”  terang Fahmi, Jumat (23/9).

Selain relawan dari KBNU, santri dari beberapa pesantren dan pendekar Pagar Nusa. Ratusan anggota pasukan Banser (Barisan Ansor Serba Untuk) juga diturunkan secara  spesial untuk penanganan bencana.

Menurut Komandan pasukan Banser Satkorcab Garut Yudi Nurcahyadi di tempat bencana. serdadu Banser telah diturunkan semenjak musibah banjir Garut terjadi hari pertama.

“Dari hari pertama kami langsung fokus untuk evakuasi dan pembersihan RSUD Garut. Sebab yang paling rentan ialah mereka yang sedang jadi pasien,” terang Yudi.

Semenjak hari pertama pasukan Banser Garut juga telah menurunkan lebih dari 300 anggota untuk menyisir korban banjir di DAS Cimanuk. Yang tersebar di enam kecamatan yaitu Tarogong Kidul, Garut, Sukaresmi, Banyuresmi, Bayongbong and Limbangan.

“Pekerjaan rumah saya kira masih panjang, masih beberapa rumah dan lingkungan pemukiman yang perlu dibersihkan. Juga pengungsi yang kehilangan tempat tinggal atau rumahnya tak dapat lagi ditinggali,” imbuh Yudi.

Yudi menambahkan bahwa pihaknya berbarengan pasukan Banser berkomitmen full untuk pemulihan pasca banjir Garut. Waktu ini pihaknya juga sedang berkoordinasi untuk penambahan power. Untuk mempercepat proses evakuasi dan pembersihan di lapangan. (AL/ISNU/NU Online)

Simpan

Simpan

Simpan

Simpan

Simpan

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :