Serbuan Udara Israel ke Suriah Sebab Sokongan AS

SURIAH – Pertahanan udara Suriah diadukan menangkis serbuan kepada bermacam sasaran di Damaskus pada Jumat malam. Sumber-sumber angkatan bersenjata menjelaskan ke media nasional bahwa sebagian besar rudal dihancurkan sebelum mencapai target mereka.

Israel dapat lolos dalam serbuan kepada Suriah cuma sebab dilindungi oleh AS, Kementerian Luar Negeri Suriah menjelaskan sesudah serbuan teranyar IAF.

Dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan pada hari Sabtu, kementerian menjelaskan sudah mengirimkan surat ke sekretaris jenderal PBB dan kepala Dewan Keamanan PBB (DK PBB) sehubungan dengan serbuan Jumat malam kepada Damaskus.

“Agresi berbahaya ini sesuai dengan kerangka usaha Israel untuk memperpanjang krisis dan perang melawan teroris di Suriah, dan untuk menaikkan moral sisa-sisa kubu teroris yang bertindak selaku agennya,” kutipan dari bunyi surat itu.

“Kecuali itu, ini ialah usaha lain dari pemerintah Israel untuk menghindari problem dalam negeri yang mendesak,” tambah surat itu.

Menurut Kementerian Luar Negeri Suriah, agresi berkelanjutan Israel cuma mungkin terjadi berkat “angkatan bersenjata, politik, dan media yang disediakan oleh pemerintah AS.”

sebelum ini, media Suriah memberitahukan bahwa jet-jet Israel sudah menembakkan beberapa rudal ke Damaskus pada Jumat malam, dan menambahkan bahwa sebagian besar rudal ditembak jatuh sebelum mencapai target mereka. Pada hari Sabtu, sebuah sumber angkatan bersenjata menjelaskan bahwa Bandara Internasional Damaskus jadi sasaran serbuan itu, dan sebuah gudang di bandara sudah rusak. Lalu, sumber Kementerian Perhubungan menjelaskan bahwa lalu lintas di bandara tidak terpengaruh oleh serbuan.

Media Suriah merilis banyak video yang mempertunjukkan rudal musuh ditembak jatuh.

Suara ledakan ke-1 kali terdengar di ibukota Suriah kisaran pukul 11:30 waktu setempat, dan berlanjut sampai dini hari Sabtu pagi.

Serbuan udara Jumat malam ialah yang ke-1 semenjak serbuan Israel pada Hari Natal yang menghancur-leburkan gudang amunisi di luar Damaskus dan melukai 3 serdadu Suriah. Dalam serbuan itu, Tentara pertahanan udara Suriah memberitahukan sudah menghancur-leburkan sebagian besar rudal yang masuk, yang diluncurkan dari ruang udara Lebanon.

Kemenhan Rusia mengkritik keras Israel atas serbuan 25 Desember itu, dan menjelaskan bahwa serbuan itu membikin 2 pesawat sipil di daerah itu dalam bahaya. Kementerian Transportasi Lebanon, pada gilirannya, juga menjelaskan bahwa 2 pesawat sipil yang beroperasi di wilayah udara Lebanon sudah “secara ajaib” menghindari dampak dari serbuan Israel. [Sfa]

Shared by M. Najib

You might like

About the Author: Muhammad Najib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.