Serbuan Arab Saudi di Yaman Hancurkan 136 Masjid di Sana’a

Semenjak agresinya di Yaman, serbuan udara Arab Saudi sudah hancurkan 136 Masjid di kota Sana’a, bagaimana mampu mengklaim selaku wakil ummat Islam tapi suka hancurkan Masjid? 

 

 

Islam-Institute, SANA’A – Kezaliman Gabungan pasukan negara-negara Arab yang dipimpin Arab Saudi sudah menghancur-leburkan 136 masjid di seluruh distrik dari provinsi Sana’a. Dengan rekor penghancuran masjid selaku tempat ibadah ummat Islam tersebut apakah gabungan pimpinan Arab Saudi layak disebut wakil ummat Islam sebagaimana media-media Wahabi menyebutnya seperti ini?

“Lebih dari 49 masjid sudah ditargetkan secara langsung dan yang lainnya rusak secara tak langsung,” ungkap Ayman Abdulqader, direktur umum  kantor wakaf dan bimbingan di provinsi Sana’a, sebagaimana diadukan kantor berita Yaman, SABA Net pada Kamis (21/1) kemarin.

Ayman Abdulqader menerangkan bahwa 19 masjid sudah hancur di distrik Sanhan dan Bani Bahlol, 13 masjid di Hamdan, lima masjid di wilayah negeri al-Aros, 3 di tiap-tiap Bani Matar dan Nehm, empat masjid di Khawlan dan al-Khaimah al-Dakhila dan satu masjid masing-masing Jihana dan Bani Hashish.

Ia menekankan bahwa lebih dari 80 % dari masjid yang hancur ialah bagian dari warisan dan sejarah agama di Yaman, terutama beberapa masjid yang sudah melampaui usia ratusan tahun, seperti masjid dan makam Imam al-Sana’ani.

Direktur umum kantor Wakaf itu meminta organisasi kemanusiaan dan warga internasional untuk cepat campur tangan untuk menghentikan agresi brutal Arab Saudi pada seluruh elemen kehidupan di Yaman. (AL/ARN) 

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :