Sejarawan LIPI: Cuma Orang Gila yang Mau Kembali ke Zaman Orba

JAKARTA – Sejarawan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Hermawan Sulistyo menilai, langkah partai berkarya yang menjual sosok Soeharto tidak akan efektif untuk menggaet pemilih di Pemilihan Umum 2019.

menurutnya, tidak beberapa warga yang ingin kembali ke era Soeharto.

“Cuma orang gila yang mau kembali ke rezim itu. Ngomong begini pasti selesai. Hidup full ketakutan tiap-tiap hari. Apalagi buat NGO (LSM), jangan mimpi, besoknya hilang,” kata Hermawan dalam dialog ‘Orba dalam Pemilihan presiden’ Jakarta, Kamis (6/11/2018).

Menurut Hermawan, orang-orang yang ingin kembali ke era Soeharto ialah mereka yang secara ekonomi memperoleh keuntungan dari keputusan strategi waktu itu yang sarat dengan korupsi, korupsi dan nepotisme. Tapi, jumlahnya cuma sedikit.

“Lebih beberapa warga yang menderita di zaman itu,” kata dia.

Hermawan menambahkan, isu orba tidak akan laku pada pada pemilih pemula. walau tidak merasakan langsung bagaimana kepemimpinan Soeharto, akan tetapi Hermawan menilai anak muda waktu ini telah jenius.

Mereka tidak akan mudah mempercayai ujaran politisi yang menyebut bahwa hidup di zaman Soeharto lebih enak.

“Beberapa bocah kecil milenial yang jenius, menelusuri dia lihat, buka file lama akan tahu siapa penjahat HAM, siapa yang merampok ekonomi kita,” kata dia. [Sfa]

Sumber: Kompas.

Source link

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.