Sejak Dulu Makam Nabi Muhammad Memang Akan Dibongkar Wahabi

Loading...

Makam Nabi Muhammad  SAW, yang menjadi salah satu tempat suci di Arab Saudi, terancam dipindahkan. Sebagaimana dilansir The Independent, sebuah harian surat kabar yang beredar di Inggris Raya yang menyatakan bahwa usulan itu berasal dari dokumen konsultasi yang dipimpin akademisi terkemuka Arab Saudi.

Dalam dokumen yang terdiri dari 61 halaman itu salah satunya berisiusulan untuk memindahkan makam Nabi Muhammad ke area pemakaman Al-Baqi. Di Al-Baqi, makam Nabi akan dibuat anonim, atau tanpa batu nisan. Kabar mengenai usulan itu, kini telah beredar di kalangan pengelola Masjid Nabawi, Madinah, dan berpotensi memancing reaksi dariseluruh umat muslim di dunia.

Alasannya, tujuan pemindahan makam nabi tersebut untuk mencegah peziarah datang dan melakukan penghormatan ke makam, karena mereka percaya akan menyebabkan syirik, atau menyembah berhala, anggapan ini dilatarbelakangi oleh pemikiran Wahabiyah, sebuah paham yang diikuti mayoritas masyarakat Arab Saudi. Padahal kalau menurut Hasyim Muzadi (Mantan Ketum PBNU), anggapan seperti itu tidak betul karena justru situs-situs tersebut penting untuk dijadikan bukti sejarah.

loading...

Pernyataan ini juga didukung oleh Ketum PBNU sekarang KH Said Aqil Siroj, yang mengatakan “dulu Komite Hijaz (1924-1925 ) yang merupakan cikal bakal terbentuknya NU juga melakukan gerakan menolak pembongkaran Kabah, makam Nabi Muhammad SAW, dan situs-situs lain di Arab Saudi”.

“Dari dulu sampai sekarang, kami menolak keras, mengecam keras (pembongkaran) itu,”

Menurut Irfan al-Alawi, Direktur Islamic Heritage Research Foundation

Ia mengatakan, dokumen konsultasi untuk Masjid Nabawi di Madinah yang dibuat oleh akademisi terkemuka di Arab Saudi seperti Ali bin Abdulaziz al-Shabal, Imam Muhammad bin Saud Islamic dari Universitas di Riyadh telah diedarkan kepada Komite Presidensi Dua Masjid.

loading...

Kemudian, Irfan memperingatkan setiap upaya mengubah tempat-tempat suci umat muslim dapat memicu kerusuhan dan berisiko menimbulkan ketegangan.
(Ahmad Fatoni, Mahasiswa Pasca Sarjana STAINU Jakarta)

Loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :